Abd. Rouf
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemahaman Masyarakat Terhadap Tradisi Ritual Malam Tebus Kembar Mayang Desa Pagelaran Kabupaten Malang Perspektif Clifford Geertz Reza Stefiona Laxsniky; Roibin; Abd. Rouf
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 15 No. 2 (2026): Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v15i2.31651

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi ritual malam tebus kembar mayang pra-perkawinan melalui perspektif Clifford Geertz: studi pemahaman Masyarakat Desa Pagelaran, Malang. Ritual ini merupakan bagian dari adat perkawinan Jawa yang dipahami sebagai media simbolik untuk memperoleh keselamatan, keharmonisan rumah tangga, dan keberkahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tipologi pemahaman masyarakat, yaitu religius-pragmatis, simbolik-sakral, dan normatif-teologis. Kebaruan (novelty) penelitian ada pada pengklasifikasian tipologi pemahaman masyarakat terhadap ritual tebus kembar mayang dengan melalui pendekatan antropologi simbolik-interpretatif Clifford Geertz, yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya. Dalam perspektif Clifford Geertz, ritual tebus kembar mayang berfungsi sebagai model of reality, sebagai sistem simbol yang mengandung jaringan makna (web of meaning) dalam kehidupan Masyarakat yang terus ditafsirkan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tradisi tebus kembar mayang tidak hanya dipahami sebagai warisan budaya, tetapi sebagai sistem makna yang terus ditafsirkan dan dipertahankan lintas generasi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian hukum keluarga Islam dan antropologi budaya, khususnya terkait hubungan antara tradisi lokal, simbol budaya, dan pemahaman keagamaan masyarakat Muslim Jawa.   Kata Kunci: Kembar Mayang; Tradisi Ritual; Clifford Geertz; Antropologi Simbolik; Perkawinan Jawa.
Efektivitas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 Terhadap Donor ASI di Lactashare Kota Malang Nabila Rihhadatul Aisy; Abd. Rouf
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 15 No. 2 (2026): Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v15i2.31695

Abstract

Penelitian ini membahas efektivitas pengaturan donor ASI di Lactashare Kota Malang. Permasalahan penelitian berfokus pada implementasi aturan donor ASI dalam praktik serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas hukumnya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan donor ASI di Lactashare dan mengkaji efektivitas hukumnya berdasarkan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Novelty (kebaruan) pada penelitian ini terletak pada analisis efektivitas hukum dari perspektif Soerjono Soekanto terkait implementasi PP No. 28 tahun 2024 tentang donor ASI dengan fokus peran lembaga Lactashare di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan Adalah yuridis empiris dengan pendekatan lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pendonor ASI, penerima donor ASI dan tenaga Kesehatan di Lactashare, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, dan dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan donor ASI di Lactashare telah menerapkan prosedur yang sesuai dengan aspek Kesehatan dan syariat Islam seperti verifikasi identitas, skrining Kesehatan, dan larangan jual beli ASI. Namun, efektivitas hukum belum tercapai secara optimal karena rendahnya pemahaman masyarakat, belum adanya pengawasan pemerintah, serta keterbatasan sarana pendukung dalam pelaksanaan donor ASI.   Kata Kunci: Efektivitas Hukum, Donor ASI, Radha’ah, Hukum Islam.