Pembelajaran mitigasi erupsi memerlukan media yang interaktif dan kontekstual agar siswa tidak hanya memahami konsep kebencanaan, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons siswa terhadap penggunaan game edukasi Mahameru Saga berbasis legenda Mahameru sebagai media pembelajaran mitigasi erupsi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 36 siswa MTsN 6 Malang pada tahap implementasi skala kecil. Data dikumpulkan menggunakan angket respons siswa yang mencakup enam aspek, yaitu kemenarikan, kemudahan penggunaan, tampilan dan audio, interaktivitas dan keterlibatan, manfaat dalam pembelajaran mitigasi erupsi, serta legenda Mahameru dan kontekstualitas. Data dianalisis dengan menghitung persentase skor pada setiap aspek dan keseluruhan respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons siswa terhadap Mahameru Saga memperoleh persentase keseluruhan sebesar 80% dengan kategori baik. Aspek legenda Mahameru dan kontekstualitas memperoleh persentase tertinggi sebesar 83,7%, diikuti manfaat dalam pembelajaran mitigasi erupsi sebesar 82,3%, kemenarikan sebesar 81,5%, interaktivitas dan keterlibatan sebesar 79,2%, tampilan dan audio sebesar 76,9%, serta kemudahan penggunaan sebesar 75,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Mahameru Saga dapat diterima dengan baik oleh siswa sebagai media pendukung pembelajaran mitigasi erupsi. Tingginya respons terhadap aspek legenda dan kontekstualitas menunjukkan bahwa integrasi unsur budaya lokal dengan materi kebencanaan menjadi salah satu kekuatan media. Sementara itu, aspek kemudahan penggunaan menjadi bagian yang masih perlu disempurnakan, terutama pada navigasi, kontrol, dan petunjuk permainan. Dengan demikian, Mahameru Saga berpotensi digunakan sebagai media pembelajaran kebencanaan yang interaktif dan kontekstual bagi siswa.