Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Anti-Bullying bagi Murid Kelas VII SMPN 4 Tuban: “Stop Bullying, Mulai Peduli” Rika Astutik; Redita Dwi Utami; Shinta Dewindha Rieza; Rendy Ardana; Rosa Dwi Haffati Riyanto; Yoga Cipta Pratama; Sukisno Sukisno
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12471

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih ditemukan di lingkungan pendidikan dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, serta proses pembelajaran peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di UPT SMP Negeri 4 Tuban pada siswa kelas VII dengan jumlah peserta sebanyak 136 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan sosialisasi interaktif melalui penyampaian materi secara klasikal, diskusi dan tanya jawab, analisis studi kasus sederhana, serta ice breaking. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian angket atau tes pemahaman setelah pemberian materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata jawaban benar dari 136 siswa mencapai 97,8%, yang menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami materi sosialisasi anti-bullying dengan sangat baik. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kepedulian siswa terhadap teman sebaya serta pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Berdasarkan hasil tersebut, sosialisasi anti-bullying dapat menjadi salah satu upaya preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap bahaya bullying. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, guru Bimbingan dan Konseling, orang tua, serta seluruh warga sekolah guna memperkuat budaya sekolah yang positif dan saling menghargai.