Ridla Nurazizah Putri
Universitas Jenderal Achmad Yani

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Risiko Kredit dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderasi pada Bank Umum Pasca Pandemi Covid-19 Periode 2021–2025 Ridla Nurazizah Putri; Rosmini Ramli
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.16151

Abstract

Kinerja keuangan bank umum pada periode pemulihan pascapandemi Covid-19 masih menunjukkan fluktuasi meskipun kondisi risiko kredit dan likuiditas mengalami perubahan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan risiko kredit dan likuiditas serta pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung kinerja keuangan perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit dan likuiditas terhadap kinerja keuangan serta menguji peran CSR sebagai variabel moderasi pada bank umum di Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 14 bank umum, sehingga diperoleh 70 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan likuiditas yang diproksikan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. CSR juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan ROA pada tingkat rata-rata NPL dan LDR. Selanjutnya, koefisien interaksi NPL×CSR positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa peningkatan CSR memperlemah dampak negatif NPL terhadap ROA. Hasil conditional effect menunjukkan bahwa hubungan NPL terhadap ROA tetap negatif pada tingkat CSR rendah, sedang, dan tinggi, tetapi besarnya dampak negatif tersebut semakin kecil seiring meningkatnya CSR. Sementara itu, koefisien interaksi LDR×CSR yang positif dan signifikan menunjukkan bahwa CSR memperkuat hubungan positif LDR terhadap ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa CSR dapat berperan sebagai faktor moderasi yang membantu mengurangi dampak negatif risiko kredit dan memperkuat hubungan positif antara fungsi intermediasi dan kinerja keuangan bank.