Rr. Defi Arum Ramadhani
Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Psikososial Tokoh dalam Novel Twenty Karya Malichatus Sa'diyah: Kajian Psikologi Sosial Erikson dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Sastra di SMA Rr. Defi Arum Ramadhani; Furoidatul Husniah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i3.11139

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan psikososial tokoh dalam novel Twenty karya Malichatus Sa’diyah berdasarkan teori perkembangan psikososial Erik Erikson serta pemanfaatannya dalam pembelajaran sastra di SMA. Perkembangan psikososial dipahami sebagai proses perkembangan individu melalui interaksi antara aspek psikologis dan sosial yang memengaruhi pembentukan kepribadian. Kajian ini berfokus pada tahap intimacy versus isolation dan generativity versus stagnation yang dialami tokoh dalam novel. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data melalui teknik dokumentasi, mencatat, dan mengklarifikasikan kutipan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa perkembangan psikososial tokoh berlangsung secara dinamis. Tokoh Nala mengalami konflik batin berupa kecemasan, kecemburuan, dan ketakutan kehilangan hubungan sebelum mencapai kematangan emosional, penerimaan diri, dan hubungan interpersonal yang sehat. Tokoh Mas Pandu menunjukkan tanggung jawab, komitmen, serta kepedulian terhadap orang lain sebagai wujud perkembangan pada tahap generativity. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan psikososial memengaruhi cara tokoh membangun hubungan sosial dan memaknai kehidupan. Implikasi penelitian ini relevan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra kelas XII SMA yang mendukung pembelajaran kontekstual, reflektif, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik.