Risalatul Khikmah
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Kode Etik Profesi Guru dalam Menghadapi Transformasi Digital Risalatul Khikmah; Fadhillah Aulianisa; Muhamad Naufal Ubaidillah; Muhammad Iqbal Nashrulloh
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 4 (2026): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i4.851

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memberikan pengaruh besar pada pendidikan, terutama dalam hal cara belajar mengajar dan kode etik para pendidik. Memakai platform belajar daring, perangkat digital, dan aplikasi pendidikan menuntut guru agar cakap menggunakan teknologi tanpa mengabaikan etika profesional mereka. Riset ini berupaya mengkaji pemakaian teknologi digital dalam pengajaran, kendala etis dan profesionalisme guru di era digital, serta pengaruh teknologi terhadap hubungan guru dan murid.Studi ini memakai metode kualitatif deskriptif dan mengumpulkan informasi lewat wawancara semi terstruktur serta tinjauan pustaka. Partisipan dalam riset ini berjumlah tiga orang guru dengan pengalaman dan latar belakang yang beragam dalam menggunakan teknologi untuk mengajar. Informasi yang terkumpul diolah melalui penyederhanaan data, penyajian temuan, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber.Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan guru beradaptasi dengan teknologi digital berbeda-beda, dipengaruhi oleh literasi digital, jenis pelajaran, dan cara mengajar yang dipakai. Penggunaan teknologi digital terbukti bisa membangun lingkungan belajar yang lebih dinamis, luwes, dan kooperatif, serta meningkatkan interaksi antara guru dan siswa. Namun, guru masih menghadapi bermacam kendala, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya kecakapan digital siswa, kurangnya waktu untuk mengasah kemampuan digital, dan munculnya persoalan etika dalam komunikasi digital. Oleh karena itu, kesuksesan perubahan digital dalam pendidikan tidak hanya bergantung pada teknologi itu sendiri, tetapi juga pada kesiapan guru, bantuan dari lembaga pendidikan, serta penerapan profesionalisme dan etika saat memanfaatkan teknologi digital. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengembangan Kerangka Etika Digital Guru (Teacher Digital Ethics Framework) yang komprehensif dan terstruktur, yang tidak hanya mengkaji dinamika etika secara teoritis tetapi juga menawarkan instrumen panduan praktis berbasis indikator kontekstual untuk membantu guru menavigasi dilema etis, mengelola batas profesionalitas media sosial, serta menjaga integritas data peserta didik di tengah transformasi digital pendidikan Indonesia.