Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan kreativitas siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Palembang melalui handcraft Bambang Suprihatin; Andi Tenri Ajeng Nur; Yuli Andriani; Azhar Kholiq Affandi; Soya Febeauty Yama Otantia Pradini; Anita Desiani; Jessica Joseph Sen; Rosalinda Hizkia Amelia Manurung; Tiara Valentina Pakpahan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40388

Abstract

Abstrak SLB-D YPAC Palembang merupakan lembaga pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan fisik atau tunadaksa. Siswa tunadaksa memiliki keterbatasan pada fungsi motorik halus yang dapat memengaruhi kemandirian dan keterampilan mereka. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan handcraft pembuatan bouquet snack sebagai sarana pembelajaran keterampilan yang kreatif, adaptif, dan produktif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SLB-D YPAC Palembang pada bulan Agustus-September 2025 melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode demonstrasi dan praktik langsung yang diikuti oleh delapan siswa tunadaksa serta didampingi oleh tim pengabdi dan guru. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan metode Normalized Gain (N-Gain) untuk mengukur efektivitas pelatihan dalam peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil analisis menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,58 yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga pelatihan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Pelatihan ini juga memberikan dampak positif berupa peningkatan koordinasi motorik halus serta pengembangan soft skill siswa, seperti kemandirian, ketekunan, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri selama mengikuti kegiatan dan menyelesaikan pembuatan handcraft. Respon guru dan orang tua turut menguatkan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan siswa tunadaksa. Secara keseluruhan, pelatihan handcraft ini dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan kreatif dan produktif siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Palembang serta berpotensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan pembelajaran keterampilan yang berkelanjutan di sekolah luar biasa. Kata kunci: bouquet snack; pelatihan handcraft; siswa tunadaksa. Abstract SLB-D YPAC Palembang is an educational institution for students with physical disabilities (tunadaksa), who often experience limitations in fine motor function that affect their independence and practical skills. Based on this condition, a community service program was conducted in the form of handcraft training on making snack bouquets to develop creative, adaptive, and productive skills. The program was implemented from August to September 2025 through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The training used demonstration and hands-on practice methods and involved eight students with physical disabilities, assisted by the service team and teachers. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments, analyzed with the Normalized Gain (N-Gain) method to measure effectiveness in improving students’ understanding and skills. The results showed an N-Gain value of 0.58, categorized as medium, indicating that the training was reasonably effective. In addition, the program positively impacted students’ fine motor coordination and supported the development of soft skills, including independence, perseverance, teamwork, and self-confidence during learning and task completion. Feedback from teachers and parents further confirmed that the program was beneficial and aligned with the needs of students with physical disabilities. Overall, this handcraft training is considered effective in enhancing the creative and productive abilities of students at SLB-D YPAC Palembang and has the potential to be developed into a sustainable skills-based learning activity in special education. Keywords: bouquet snack; handcraft training; tunadaksa student.