Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik penentuan informan dilakukan melalui purposive sampling dengan melibatkan remaja berusia 15–21 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok dan mengikuti konten fashion. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik.Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membawa perubahan yang signifikan terhadap cara remaja memperoleh informasi dan mengikuti perkembangan tren fashion. Melalui algoritma For You Page (FYP), TikTok mampu menyajikan berbagai konten fashion yang memengaruhi cara berpakaian, preferensi mode, serta pembentukan identitas sosial remaja. Fenomena tersebut mendorong remaja menjadikan TikTok sebagai salah satu sumber referensi utama dalam mengikuti tren fashion yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola penggunaan TikTok oleh remaja di Kecamatan Jatiwaringin dalam mengakses konten fashion, mengetahui bagaimana remaja memaknai konten tersebut, mengeksplorasi pengalaman mereka dalam mengadopsi tren fashion ke dalam kehidupan sehari-hari, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong penggunaan TikTok sebagai referensi fashion.Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai proses penggunaan TikTok sebagai media referensi tren fashion di kalangan remaja serta memperkaya kajian Ilmu Komunikasi mengenai media baru, konstruksi sosial, dan perilaku remaja dalam memanfaatkan media digital. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya, orang tua, pendidik, serta pihak terkait dalam memahami pengaruh media sosial terhadap pembentukan gaya hidup remaja