Ahmad Zaenuri
Universitas Negeri Semarang, Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH STRES KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI (Studi Pada Karyawan Generasi Z di Sektor Industri Retail Kota Semarang) Aisyah Permatasari Putri; Ahmad Zaenuri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41392

Abstract

Industri ritel saat ini berkembang pesat, namun dihadapkan pada tantangan tingginya tingkat perputaran karyawan (turnover), khususnya pada tenaga kerja Generasi Z yang mendominasi sektor operasional. penelitian ini ditujukan guna melakukan pengujian secara empiris “pengaruh Stres Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Turnover Intention, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi.” penelitian ini memakai model kuantitatif melalui pendekatan kausal (causal research) guna mengukur keterkaitan sebab akibat antar variabel. Data dikumpulkan melalui data dihimpun melalui kuesioner, kemudian dianalisa memakai Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) memakai perangkat lunak SmartPLS 4.0. Temuan penelitian membuktikan yakni Stres Kerja serta Pengembangan Karir berpengaruh nyata pada Turnover Intention maupun Kepuasan Kerja. Kepuasan Kerja juga dibuktikan memberikan pengaruh signifikan kepada Turnover Intention, serta berlandaskan parsial mampu memediasi pengaruh Stres Kerja serta Pengembangan Karir kepada Turnover Intention. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi perusahaan ritel untuk mengintegrasikan program pelatihan dengan kejelasan jenjang karir internal agar peningkatan kompetensi karyawan tersalurkan di dalam perusahaan, serta mengelola stres kerja dengan menyeimbangkan target dan waktu istirahat.
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR MELALUI JOB SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah) Jauza Rahmatika Putri; Ahmad Zaenuri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41316

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan salah satu aspek yang mendukung efektivitas organisasi karena mencerminkan kesediaan pegawai memberikan kontribusinya di luar tugas formal. Hasil penelitian pendahuluan pada BBPMP Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa perilaku OCB pegawai masih belum optimal, khususnya pada aspek kesediaan memberi kontribusinya di luar tugas formal dan partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi. Tujuan penelitian ini guna menganalisis pengaruhnya kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan tingkat eksplanasi kausalitas. Populasi penelitian terdiri atas 193 pegawai dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane dengan sampling error sebesar 5%. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dengan Skala Likert 1-5 dan wawancara untuk memperoleh informasi awal mengenai permasalahan penelitian, serta menganalisis penggunaan PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.0. Temuan menunjukkan kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terdapat pengaruhnya positif signifikan terhadap perilaku kewargaan organisasi. Kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi juga ada pengaruhnya positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi.