Anggraini Syahputri
Universitas Tanjungpura, Pontianak

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE MELALUI MEDIASI KINERJA KEUANGAN Yessy Irena Yulianti; Wendy Wendy; M. Irfani Hendri; M. Ridwan Ristyawan; Anggraini Syahputri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan praktik Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja keuangan, pada perusahaan di subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri dari 54 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Variabel independen meliputi ukuran dewan komisaris, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan frekuensi rapat komite audit. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Tobin’s Q, sedangkan kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Eviews versi 12 melalui metode analisis deskriptif, pemilihan model, pengujian hipotesis, dan pengujian sobel untuk melihat efek mediasi yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi rapat komite audit, kepemilikan institusional, dan kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran dewan komisaris dan komisaris independen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perushaan. Selanjutnya, ukuran dewan komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara variabel tata kelola lainnya tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa hanya ukuran dewan komisaris yang memengaruhi nilai perusahaan secara tidak langsung melalui kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa mekanisme tata kelola perusahaan memiliki pola pengaruh yang berbeda terhadap nilai perusahaan, sehingga perusahaan perlu meningkatkan efektivitas aktivitas pengawasan serta mengoptimalkan peran dewan komisaris untuk memperkuat kinerja keuangan dan nilai perusahaan.
PENGARUH FAKTOR KEUANGAN DAN NON-KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN INDONESIA: EFEK INTERAKSI KUALITAS AUDIT Adi Suripto; Anggraini Syahputri; M. Ridwan Ristyawan
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41073

Abstract

Nilai perusahaan menjadi tolak ukur dalam menilai kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan pengaruh ESG, profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan dengan moderasi kualitas audit. Penelitian ini dilakukan pada 204 perusahaan sektor energi dan bahan dasar periode 2021-2024. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 38 sampel perusahaan dengan 152 data observasi. Data kuantitatif yang digunakan berasal dari laporan tahunan dan laporan akhir perusahaan. Data dianalisis menggunakan panel data regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengungkapan ESG berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, Leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kualitas audit diukur menggunakan proksi Kantor Akuntan Publik dan Discretionary Accruals, hasil Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan bahwa kualitas audit menggunakan KAP tidak dapat memoderasi, namun saat menggunakan DA dapat memoderasi pengaruh cakupan ESG terhadap nilai perusahaan. Kualitas audit yang menggunakan proksi KAP dan DA tidak dapat memoderasi hubungan profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada investor, perusahaan dan peneliti selanjutnya.
DETERMINAN NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR: PERAN MODERASI PRICE TO EARNINGS RATIO Valinka Dewi Fortuna Irawan; Juniwati Juniwati; Helma Malini; Mustaruddin Mustaruddin; Anggraini Syahputri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41418

Abstract

Rasio aktivitas yang diproksikan melalui TATO, struktur modal yang diukur dengan DER, serta profitabilitas yang direpresentasikan oleh ROA menjadi fokus utama riset ini dalam menilai dampaknya terhadap nilai perusahaan yang diindikasikan oleh PBV. PER dievaluasi sebagai variabel moderasi yang memengaruhi kekuatan hubungan tersebut. Board Size dan likuiditas yang direpresentasikan oleh Current Ratio berperan sebagai variabel kontrol dalam penelitian ini. Seluruh perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021 sampai 2024 menjadi sasaran utama penelitian ini. Pendekatan kuantitatif dipilih dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan masing-masing entitas. Sebanyak 35 perusahaan berhasil ditetapkan sebagai sampel melalui metode purposive sampling, sehingga menghasilkan total 140 unit observasi yang dianalisis. Nilai perusahaan terbukti tidak dipengaruhi secara signifikan oleh DER, sementara TATO dan ROA memberikan dampak positif yang signifikan. PER berhasil memoderasi hubungan antara TATO dan DER dengan nilai perusahaan, namun gagal memoderasi kaitan ROA terhadap nilai perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Moderated Regression Analysis (MRA) dan Fixed Effect Model (FEM) sebagai alat estimasi. Valuasi perusahaan ternyata tidak banyak dipengaruhi oleh ukuran dewan yang berperan sebagai variabel pengendali, tetapi rasio lancar justru memberikan sumbangan positif yang signifikan. Elemen krusial dalam mendongkrak nilai korporasi, sebagaimana terungkap dari riset ini, adalah kapasitas likuiditas, efektivitas pemanfaatan aset, dan profitabilitas. Price earning ratio telah terbukti menjadi indikator prospek bisnis yang mampu memperkuat kaitan antara rasio aktivitas dan struktur modal dengan valuasi perusahaan.