Safira Putri Hartono
State University of Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kesiapan Karier Siswa Tunarungu melalui Model Inclusive Career Pathways di SLB Negeri Semarang: Strengthening Career Readiness of Deaf Students through Inclusive Career Pathways Model at SLB Negeri Semarang Talitha Lintang Pertiwi; Sri Sugiarti; Khairul Arifin; Adinuringtyas Herfi Rahmawati; Moh. Iqbal Mabruri; Faiz Fatihul 'Alwan; Lutfi Fitra Ferdyandhika; Zalfa Iffah Hukma Shabiyya; Safira Putri Hartono
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11402

Abstract

Siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Semarang memiliki potensi keterampilan teknis yang tinggi, tetapi masih menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi karier inklusif dan kemandirian dalam merencanakan masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kesiapan karier dan keyakinan siswa dalam menentukan pilihan masa depan secara terarah. Program diikuti oleh 20 siswa kelas XI dan XII dengan pendampingan guru, sedangkan evaluasi pre-test–post-test dilakukan terhadap 19 siswa yang memiliki data lengkap. Intervensi menerapkan model Inclusive Career Pathways (ICP) melalui pendekatan visual interaktif yang mencakup refleksi diri, pemadanan kartu profesi, penayangan video inspiratif mengenai tokoh tunarungu yang sukses, dan penyusunan rencana aksi karier. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proporsi siswa dengan cita-cita spesifik atau cukup spesifik meningkat dari 31,6% menjadi 73,7%, kemampuan mengidentifikasi keterampilan secara spesifik atau cukup spesifik meningkat dari 31,6% menjadi 89,5%, dan pemahaman terhadap kelebihan serta kelemahan diri meningkat dari 26,3% menjadi 68,4%. Media visual interaktif membantu mengurangi hambatan komunikasi verbal, meningkatkan keterlibatan peserta, dan mempermudah siswa menghubungkan potensi diri dengan pilihan profesi. Dengan demikian, program psikoedukasi berbasis ICP menunjukkan potensi dalam memperkuat kesiapan transisi siswa tunarungu menuju dunia kerja sekaligus menyediakan media pendampingan karier yang dapat dimanfaatkan sekolah secara berkelanjutan. Pendampingan dan monitoring perkembangan eksplorasi karier siswa akan dilakukan sebagai tindak lanjut dari program Inclusive Career Pathways ini.