Ayudia Enggar Prameswari
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH WORK LIFE BALANCE, STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN GENERASI Z DI KABUPATEN NGANJUK Ayudia Enggar Prameswari; Itot Bian Raharjo; Susi Damayanti
Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis Vol. 5 (2026): Simposium Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/8swyn443

Abstract

Fokus utama dari studi ini adalah menganalisis determinan yang memengaruhi niat berpindah kerja (turnover intention) di kalangan pekerja Generasi Z Kabupaten Nganjuk, khususnya dari aspek keseimbangan kehidupan kerja (work life balance), stres di tempat kerja, dan tingkat kepuasan kerja. Riset ini mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui penyebaran angket kepada 113 karyawan Generasi Z yang berkarir di CV Sinar Baja Electric. Evaluasi data diukur menggunakan teknik regresi linier berganda yang mencakup uji F, uji t, serta perhitungan koefisien determinasi (R²). Berdasarkan hasil pengujian parsial, ditemukan bahwa work life balance justru berkontribusi secara positif dan signifikan dalam mendorong keinginan resign karyawan (t hitung 2,701; sig. 0,008). Tingkat stres kerja juga terbukti secara positif dan signifikan memperkuat niat pengunduran diri tersebut (t hitung 14,429; sig. 0,000). Sebaliknya, variabel kepuasan kerja bertindak sebagai penekan turnover intention dengan efek negatif yang signifikan (t hitung -3,440; sig. 0,001). Pengujian secara bersama-sama (simultan) mengonfirmasi bahwa ketiga faktor ini secara komprehensif memengaruhi keinginan berpindah kerja (F hitung 71,944), di mana model riset ini mampu menjelaskan 66,4% variasi turnover intention (koefisien determinasi 0,664). Nilai tambah (kebaruan) riset ini terletak pada integrasi ketiga variabel prediktor ke dalam satu kerangka kerja yang difokuskan pada karakteristik pekerja Generasi Z. Diharapkan, hasil studi ini tidak hanya memperluas wawasan keilmuan manajemen SDM, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk menyusun kebijakan perlindungan karyawan guna meminimalisasi angka perputaran tenaga kerja.