This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN DEWANTARA
Virginia Mandasari
Universitas Nasional Pembangunan "Veteran" Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REDESIGN SERVICE BLUEPRINT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI LAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RSUD DI KALIMANTAN TENGAH Ishica Azzahra Amalia; Rizky Dermawan; Virginia Mandasari
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 9 No 2 (2025): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/md.v9i2.20180

Abstract

Peningkatan jumlah pasien rawat jalan di RSUD dr. Murjani Sampit menyebabkan antrean panjang dan waktu tunggu tinggi dalam layanan pendaftaran. Kondisi ini menuntut adanya efektivitas layanan, khususnya dalam sistem antrean rumah sakit, yang sangat penting untuk menciptakan pelayanan yang efisien dan memuaskan. Efisiensi layanan yang mencakup aspek waktu, biaya, tenaga kerja, dan teknologi sangat memengaruhi kepuasan pasien serta persepsi terhadap kualitas rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem pendaftaran pasien melalui integrasi metode service blueprint dan analisis kuantitatif menggunakan perangkat lunak POM-QM. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan simulasi sistem antrean model M/M/S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan petugas dari empat menjadi enam orang secara signifikan menurunkan waktu tunggu rata-rata dan meningkatkan kesesuaian layanan dengan standar operasional rumah sakit. Redesign service blueprint berhasil mengidentifikasi titik-titik bottleneck serta merekomendasikan implementasi sistem antrean digital sebagai solusi pendukung. Pendekatan terpadu antara pemodelan antrean dan service blueprint berbasis pengalaman pengguna memungkinkan penerapan solusi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat. Kontribusi penelitian ini tidak hanya relevan bagi optimalisasi sistem pendaftaran di RSUD dr. Murjani, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi berbagai institusi pelayanan publik dan sektor jasa lainnya yang menghadapi permasalahan serupa.