Matematika masih menjadi salah satu mata pelajaran yang hasil belajarnya rendah. Keadaan ini dialami hampir seluruh siswa, termasuk siswa kelas 5 SD Negeri Bawakaraeng III. Dari hasil observasi diketahui minat dan hasil belajar siswa di sekolah ini masih rendah. Penelitian ini berupaya untuk memperbaiki proses pembelajaran untuk mengatasi permasalahan rendahnya minat dan hasil belajar siswa khususnya pada muatan pelajaran Matematika siswa kelas 5 SD dengan menerapkan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng III yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar dan non tes berupa skala sikap untuk mengukur minat siswa. Berdasarkan hasil penelitian, pada prasiklus persentase siswa yang minat belajarnya sangat tinggi masih sebesar 0%, persentase siswa yang minat belajarnya tinggi sebesar 17%. Pada siklus I persentase siswa yang minat belajarnya sangat tinggi sebesar 0%, persentase siswa yang minat belajarnya tinggi sebesar 48%. Pada siklus II persentase siswa yang minat belajarnya sangat tinggi sebesar 22%, persentase siswa yang minat belajarnya tinggi sebesar 57%. Sedangkan rata-rata hasil belajar setiap siklus yaitu pada pra siklus menunjukkan rata-rata 41,4, rata-rata siklus I sebesar 67 dan rata-rata siklus II sebesar 81,5. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa dari pra siklus ke siklus II. Dengan demikian kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.