The low learning outcomes of badminton backhand service among seventh-grade students at SMP Negeri 7 Ambon were caused by conventional teaching methods that failed to promote active student engagement. This study aimed to improve backhand service learning outcomes through Problem Based Learning (PBL). A Classroom Action Research design based on the Kemmis and McTaggart spiral model was applied across two cycles, involving 25 seventh-grade students of SMP Negeri 7 Ambon in the 2025/2026 academic year. Data were collected through performance tests and observation sheets, then analyzed using descriptive quantitative techniques. Results showed an increase in classical learning completeness from 44% in cycle I to 100% in cycle II, with the class average rising from 69 to 83. Improvements were observed across cognitive, psychomotor, and affective domains. The PBL model effectively improves badminton backhand service learning outcomes and is recommended as an innovative instructional model in junior high school physical education. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar servis backhand bulutangkis pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Ambon disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar servis backhand bulutangkis melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dari Januari hingga Februari 2026, dengan subjek penelitian 25 siswa kelas VII₁ SMP Negeri 7 Ambon tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 44% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II, dengan nilai rata-rata kelas meningkat dari 69 menjadi 83. Peningkatan signifikan terjadi pada aspek kognitif, psikomotor, dan afektif secara bersamaan. Disimpulkan bahwa model PBL efektif meningkatkan hasil belajar servis backhand bulutangkis dan direkomendasikan sebagai model pembelajaran inovatif dalam pendidikan jasmani di tingkat SMP.