Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KAWASAN RAWAN BENCANA GEMPA BUMI DI PAPUA BARAT DAYA MENGGUNAKAN METODE POLYGON PADA APLIKASI QGIS Virasanty Muslimah; Rezki Rezki; Asyrofi Anam; Billy Jes; Devid Pratama Sahar; Nirwana Nurdjan
Framework : Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika Vol 4 No 01 (2026): Framework : Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/framework.v4i01.6142

Abstract

Papua Barat Daya merupakan salah satu provinsi baru di Indonesia yang terletak di kawasan rawan gempa, karena berada di jalur pertemuan lempeng Indonesia-Australia dan Pasifik. Selain itu, wilayah ini juga dilewati oleh Sesar Sorong, yang dikenal aktif dan berpotensi menimbulkan gempa bumi besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali dan memetakan wilayah-wilayah yang rentan terhadap gempa bumi di Papua Barat Daya, dengan memanfaatkan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak QGIS. Metode yang digunakan adalah metode polygon, yang memungkinkan klasifikasi wilayah ke dalam tiga tingkat kerawanan, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Data yang dianalisis berupa shapefile (.shp) yang memuat informasi geologi, jalur sesar aktif, dan catatan kejadian gempa bumi di wilayah tersebut. Dari hasil pemetaan, wilayah Sorong dan Sorong Selatan termasuk dalam kategori zona rawan tinggi, sedangkan Maybrat dan Tambrauw berada di zona sedang. Beberapa daerah pesisir seperti Raja Ampat tergolong sebagai zona rawan rendah. Informasi ini sangat penting sebagai dasar dalam merancang strategi mitigasi bencana, perencanaan tata ruang, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap gempa. Dengan adanya peta kerawanan ini, diharapkan pemerintah daerah dan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi di masa depan