Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat serius di Kota Palopo yang ditandai dengan tren peningkatan kasus yang signifikan di Puskesmas Benteng dalam tiga tahun terakhir. Dua faktor utama yang memicu kondisi ini adalah pola konsumsi suplemen zat besi (Fe) yang kurang disiplin serta gangguan kualitas tidur selama masa kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi tablet Fe dan kualitas tidur ibu hamil dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Benteng dengan jumlah sampel sebanyak 79 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data pola konsumsi tablet Fe diukur menggunakan kuesioner MARS-5, kualitas tidur menggunakan kuesioner PSQI, dan kejadian anemia diukur menggunakan hemoglobin meter. Analisis data menggunakan uji statistik Pearson Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki kepatuhan konsumsi tablet Fe kategori sedang sebesar 65,9% (52 responden), kualitas tidur kategori buruk sebesar 58,2% (46 responden), dan mayoritas berada pada kategori tidak anemia sebesar 51,9% (41 responden). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p = 0,001), serta terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia (p = 0,002). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi tablet Fe dan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2026. Tenaga kesehatan disarankan untuk mengoptimalkan konseling mengenai kepatuhan suplemen zat besi serta edukasi manajemen istirahat (sleep hygiene) selama kehamilan.