Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Olahraga Rutin Terhadap Kesehatan Jantung Dan Pembuluh Darah Pada Pasien Di Poliklinik Altius Hospitals: The Relationship Between Regular Exercise and Cardiovascular Health in Patients at the Altius Hospitals Outpatient Clinic Diah Allawiyah; Ratna Ratna; Rizal Fajri; Sony Fachtarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1607

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian, sementara rendahnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan olahraga rutin dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah sebagai dasar upaya pencegahan penyakit kardiovaskular. Tujuan: Mengetahui hubungan olahraga rutin terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah pada pasien di Poliklinik Altius Hospitals. Metode: Jenis penelitian kuantitatif korelasional dengan uji analisis data menggunakan Spearman Rank (rho). Sampel berjumlah 80 pasien Poli Jantung yang dipilih menggunakan teknik Total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (70%), berusia dewasa 18-59 tahun (85%), dan bekerja sebagai karyawan swasta (51,25%). Sebagian besar responden melakukan olahraga lari (42,5%) dan memiliki kebiasaan olahraga yang tidak rutin (56,25%). Dari 80 responden 47 (58,8%) mengalami gangguan Kesehatan jantung dan pembuluh darah dengan kategori sedang, hasil analisis dengan spearman Rank diketahui nilai (p=0,012; r=0,279). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara olahraga rutin dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah pada pasien Poli Jantung di Poliklinik Altius Hospitals
Hubungan Perawatan Diri (Self Care) Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Assuyuthiyyah Pati: The Relationship Between Self-Care and Blood Glucose Levels in Patients with Diabetes Mellitus at Assuyuthiyyah Hospital, Pati Puguh Utomo; Lia Fadillah; Sony Fachtarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1663

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengendalian glukosa darah membutuhkan perawatan diri yang baik, meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, pemantauan glukosa darah, dan perawatan kaki. Tujuan: Mengetahui hubungan perawatan diri (self-care) dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Assuyuthiyyah Pati. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 76 pasien yang dipilih menggunakan purposive sampling. Perawatan diri diukur menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) sebanyak 17 butir, sedangkan kadar glukosa darah diperiksa menggunakan glukometer. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 43 responden (56,6%) memiliki perawatan diri baik dan 46 responden (60,5%) memiliki kadar glukosa darah terkontrol. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p<0,001 dan r=0,433. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang antara perawatan diri dan kadar glukosa darah. Semakin baik perawatan diri, semakin terkontrol kadar glukosa darah pasien