Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengendalian glukosa darah membutuhkan perawatan diri yang baik, meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, pemantauan glukosa darah, dan perawatan kaki. Tujuan: Mengetahui hubungan perawatan diri (self-care) dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Assuyuthiyyah Pati. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 76 pasien yang dipilih menggunakan purposive sampling. Perawatan diri diukur menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) sebanyak 17 butir, sedangkan kadar glukosa darah diperiksa menggunakan glukometer. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 43 responden (56,6%) memiliki perawatan diri baik dan 46 responden (60,5%) memiliki kadar glukosa darah terkontrol. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p<0,001 dan r=0,433. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang antara perawatan diri dan kadar glukosa darah. Semakin baik perawatan diri, semakin terkontrol kadar glukosa darah pasien
Copyrights © 2026