Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dalam konteks pembangunan masyarakat lokal, program CSR di bidang pendidikan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan keberlanjutan melalui peningkatan akses pendidikan, penguatan kondisi ekonomi keluarga, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia. Salah satu bentuk pelaksanaan CSR tersebut dilakukan oleh PT Vale Indonesia melalui Program Beasiswa Anak Asuh bagi masyarakat lokal Sorowako. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program CSR PT Vale Indonesia melalui Beasiswa Anak Asuh terhadap kesejahteraan masyarakat lokal Sorowako serta menganalisis keberlanjutan manfaat program dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah sembilan orang yang dipilih secara purposive, terdiri atas pihak pengelola program, karyawan bidang pendidikan, penerima manfaat beasiswa, dan orang tua penerima manfaat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Beasiswa Anak Asuh memberikan dampak positif berupa peningkatan pendidikan dan kemampuan anak serta berkurangnya beban ekonomi keluarga. Namun, program juga menimbulkan dampak negatif berupa kecemburuan sosial dan persepsi ketidakadilan akibat keterbatasan kuota penerima. Dari aspek keberlanjutan, program memberikan manfaat melalui keberlanjutan pendidikan, perubahan kondisi ekonomi keluarga, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa program CSR di bidang pendidikan memiliki kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi keberlanjutan dan pemerataan manfaat perlu diperkuat agar program dapat memberikan dampak jangka panjang yang lebih inklusif.