Handayani Mustafa
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Ikatan Pelajar Putra Putri Nahdlatul Ulama Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Di Kelurahan Paropo Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Handayani Mustafa; Andi Sadriani
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v13i3.88860

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial sehingga membutuhkan lingkungan pembinaan yang mampu mengarahkan remaja pada perilaku positif dan mencegah terjadinya perilaku menyimpang. Dalam konteks tersebut, organisasi kepelajaran dapat menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan nilai moral, dan pengembangan potensi remaja melalui kegiatan yang konstruktif. Ikatan Pelajar Putra Putri Nahdlatul Ulama (IPNU–IPPNU) merupakan salah satu organisasi kepelajaran yang melaksanakan berbagai program pembinaan bagi remaja di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program kerja IPNU–IPPNU dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Kelurahan Paropo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah delapan orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas ketua IPNU–IPPNU, anggota remaja yang aktif mengikuti kegiatan, serta alumni dan orang tua anggota IPNU–IPPNU. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui member check, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kerja IPNU–IPPNU dalam mencegah kenakalan remaja meliputi pelaksanaan Makesta dan Lakmud, pengajian rutin, serta pengembangan minat dan bakat. Program tersebut berperan dalam pembentukan karakter, peningkatan nilai moral, pengembangan potensi, serta mengarahkan remaja pada aktivitas yang lebih positif sehingga dapat mencegah perilaku menyimpang. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa pengaruh lingkungan negatif, rendahnya kesadaran dan tanggung jawab sebagian anggota, serta antusiasme dan partisipasi anggota yang belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa IPNU–IPPNU memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan karakter dan penyedia alternatif kegiatan positif bagi remaja, meskipun efektivitasnya memerlukan dukungan anggota, keluarga, dan lingkungan sosial.