p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Partisipatif Anti Bullying Terhadap Pengetahuan Anak Kelas III Di SDIT Al Fadl Bogor Shiva Nadia Ramadhani; Masdiana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1321

Abstract

Perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang berdampak negatifterhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, serta pencapaian akademis anak. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh edukasi partisipatif anti bullying terhadap tingkat pengetahuan anak kelas III di SDIT AlFadl Bogor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental menggunakanrancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 82 siswa dan sampel diambil sebanyak 55responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuananti bullying yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (16 butir pernyataan valid, Cronbach's Alpha = 0,720).Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebelum intervensi (pretest), sebanyak 30 responden (54,5%) memiliki pengetahuan dalamkategori kurang dan 25 responden (45,5%) dalam kategori baik dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 13,18.Setelah diberikan intervensi edukasi partisipatif (posttest), jumlah responden dengan pengetahuan kategori baikmeningkat signifikan menjadi 41 responden (74,5%), sedangkan kategori kurang menurun menjadi 14 responden(25,5%) dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 15,75. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) p = 0,000 (p kurang dari 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh signifikan edukasi partisipatif antibullying terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Edukasi partisipatif berbasis diskusi interaktif dan permainankognitif efektif meningkatkan pemahaman siswa usia sekolah dasar dan dapat diterapkan sebagai bentukintervensi promotif-preventif keperawatan komunitas di sekolah.
Hubungan Dukungan Emosional Keluarg Dengan Kontrol Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilodong Putri Cahya Kamila; Masdiana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1338

Abstract

Lansia dengan Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 memerlukan dukungan keluarga dalam pengelolaan penyakit untukmencapai kontrol glukosa darah yang optimal. Dukungan emosional keluarga berperan dalam meningkatkanmotivasi, kepatuhan terhadap pengobatan, dan perilaku perawatan diri pada lansia dengan DM Tipe 2. Penelitianini bertujuan menganalisis hubungan dukungan emosional keluarga dengan kontrol gula darah pada lansia denganDM Tipe 2 di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif denganpendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 90 lansia penderita DM Tipe 2, dengan sampel sebanyak47 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan padapenelitian ini adalah kuesioner MOS Social Support Survey. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan emosional keluarga dalamkategori kurang (40,4%) dan memiliki kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) yang tidak terkontrol (70,2%). Hasiluji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan emosional keluarga dankontrol gula darah (p < 0,001), dengan arah hubungan positif. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baikdukungan emosional yang diterima lansia, semakin baik kecenderungan kontrol gula darahnya. Disimpulkanbahwa dukungan emosional keluarga berhubungan secara signifikan dengan kontrol gula darah pada lansia denganDM Tipe 2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program edukasi keluargauntuk meningkatkan dukungan emosional terhadap lansia dengan Diabetes Melitus Tipe 2 guna mendukungpengendalian gula darah