Nabilla Faraditha
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Self-Management Berbasis Keluarga terhadap Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Pascastroke Annalia Wardhani; Insana Maria; Amevia Damayanti; Nabilla Faraditha
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1448

Abstract

Pasien pascastroke memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mencegah komplikasi dan kekambuhan. Keterbatasan fisik, kognitif, dan kemampuan mengingat dapat menjadi hambatan dalam mempertahankan kepatuhan pengobatan. Edukasi self-management yang melibatkan anggota keluarga berpotensi membantu pasien mengelola pengobatan secara lebih konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi self-management berbasis keluarga terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien pascastroke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pre-test and post-test. Penelitian dilakukan di Desa Sungai Alat, Kecamatan Astambul, dengan 30 pasangan pasien pascastroke dan anggota keluarga yang dipilih menggunakan purposive sampling. Kepatuhan pengobatan diukur menggunakan 8-item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Ukuran efek dihitung menggunakan nilai r. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median skor kepatuhan pengobatan meningkat dari 1,60 (IQR 1,50–2,50) sebelum intervensi menjadi 6,625 (IQR 6,25–7,00) setelah intervensi. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001), dengan ukuran efek yang sangat besar (r = 0,873). Edukasi self-management berbasis keluarga berpotensi efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien pascastroke. Anggota keluarga sebagai mitra aktif dapat mendukung penerapan strategi pengelolaan pengobatan dalam kehidupan sehari-hari.