Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN PENATALAKSANAAN BANTUAN HIDUP DASAR MENGGUNAKAN MEDIA “SEBOVI” DI KELURAHAN SYAMSUDIN NOOR Insana Maria; Annalia Wardhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1442-1447

Abstract

Penatalaksanaan Bantuan Hidup Dasar merupakan suatu prosedur kegawatdaruratan pada situasi korban yang mengalami henti napas dan henti jantung. Media SEBOVI diyakini sebagai media yang effektif digunakan dalam pemberian pendidikan kesehatan terutama prosedur BHD. Tujuan Pengabdian penguatan penatalaksanaan bantuan hidup dasar menggunakan media SEBOVI pada remaja di kelurahan Syamsudin Noor. Metode pengabdian dirincikan dalam tiga tahap meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil penatalaksanaan BHD diketahui kategori tingkat pengetahuan baik 15% meningkatkan setelah dilakukan upaya peningkatan pengetahuan menggunakan media SEBOVI kategori tingkat pengetahuan baik meningkat sebanyak 35%. Pelaksanaan secara berkelanjutan mengenai tata cara penatalaksanaan BHD terutama pada masyarakat di kelurahan Syamsudin Noor agar dapat tercapai kesiapannya.
Perbandingan Penggunaan dan Waktu Pelaksanaan Metode Triage Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START) di Instalasi Gawat Darurat Annalia Wardhani; Insana Maria; Rusdi Rusdi; Fir'ad Setya Nugraha; Winda Sari; Zahara Noor Fadhila
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.668

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan kesehatan yang memberikan penanganan segera kepada pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Ketepatan dalam menentukan prioritas pasien melalui sistem triage sangat penting untuk mencegah keterlambatan penanganan pada pasien kritis. Beberapa metode triage yang umum digunakan adalah Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penggunaan serta waktu pelaksanaan metode triage ESI dan START dalam menentukan prioritas pasien di instalasi gawat darurat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan komparatif yang dilaksanakan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Sampel penelitian berjumlah 25 perawat yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi waktu pelaksanaan triage, kuesioner penggunaan metode triage, serta rekam medis pasien sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menggunakan metode ESI sebanyak 18 orang (72%), sedangkan metode START digunakan oleh 7 orang (28%) dengan perbedaan yang signifikan (χ² = 4,840; p = 0,028). Rata-rata waktu pelaksanaan triage metode ESI adalah 18,39 ± 2,45 detik, sedangkan metode START adalah 11,29 ± 1,11 detik. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode (Z = -3,786; p < 0,001) dengan effect size besar (r = 0,76). Dapat disimpulkan bahwa metode START lebih cepat dalam pelaksanaan triage, sedangkan metode ESI memberikan klasifikasi kegawatan pasien yang lebih komprehensif.