Penyusunan skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan yang sering menimbulkan stres pada mahasiswa tingkat akhir akibat berbagai tuntutan akademik, seperti revisi berulang, kesulitan memperoleh referensi, keterbatasan waktu, dan tekanan untuk segera menyelesaikan studi, sedangkan salah satu faktor yang diduga dapat membantu menurunkan tingkat stres tersebut adalah dukungan sosial teman sebaya melalui dukungan emosional, informasional, penghargaan, dan bantuan nyata. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi S1 Keperawatan Tingkat IV A dan B dalam penyusunan skripsi di Universitas Eka Harap, menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 85 mahasiswa tingkat IV A dan B Program Studi S1 Keperawatan Universitas Eka Harap, dengan sampel sebanyak 76 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan sosial teman sebaya dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil uji menunjukkan nilai p value = 0,036 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,240, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres mahasiswa, dengan kekuatan hubungan rendah dan arah negatif. Dukungan sosial teman sebaya mahasiswa sebagian besar berada pada kategori baik (63 responden, 82,9%), sedangkan tingkat stres sebagian besar berada pada kategori normal (36 responden, 47,4%). Mahasiswa disarankan membangun dan mempertahankan hubungan positif dengan teman sebaya sebagai salah satu strategi untuk membantu mengurangi tingkat stres selama proses penyusunan skripsi.Kata Kunci: Dukungan sosial teman sebaya, Tingkat stres, Mahasiswa tingkat akhir, Penyusunan skripsi