p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Dwi Agustin Faruk Ibrahim
Universitas Eka Harap

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Mendengarkan Musik Dengan Tingkat Konsentrasi Mahasiswa Tingkat III S1 Keperawatan Dalam Penyelesaian Tugas Laporan Asuhan Keperawatan Di Universitas Eka Harap Audy Sylvani; Dwi Agustin Faruk Ibrahim; Nia Pristina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1564

Abstract

Kemampuan konsentrasi menjadi faktor penting bagi mahasiswa keperawatan dalam menyusunlaporan asuhan keperawatan yang kompleks, namun observasi pada mahasiswa tingkat III A S1Keperawatan Universitas Eka Harap menemukan sejumlah mahasiswa pernah terlambatmengumpulkan tugas tersebut, sebagian bahkan lebih dari satu kali, dan survei pendahuluan pada 6mahasiswa menunjukkan 50% terkadang kehilangan konsentrasi serta 83,3% sulit mempertahankankonsentrasi dalam waktu lama. Mendengarkan musik menjadi kebiasaan umum mahasiswa untukmenciptakan suasana belajar nyaman dan menurunkan stres, meskipun pengaruhnya terhadapkonsentrasi dapat berbeda-beda sesuai jenis musik dan karakteristik individu. Penelitian inibertujuan mengetahui hubungan kebiasaan mendengarkan musik dengan tingkat konsentrasimahasiswa tingkat III S1 Keperawatan dalam penyelesaian tugas laporan asuhan keperawatan diUniversitas Eka Harap, menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa tingkat III A berjumlah 59 orang, dengan sampel 51responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakankuesioner kebiasaan mendengarkan musik dan kuesioner tingkat konsentrasi, kemudian dianalisismenggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil uji menunjukkan nilai p value = 0,032 (p<0,05)dengan koefisien korelasi r = 0,300, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kebiasaanmendengarkan musik dengan tingkat konsentrasi mahasiswa, dengan kekuatan hubungan rendahdan arah positif. Kebiasaan mendengarkan musik mahasiswa sebagian besar berada pada kategorisedang (27 responden, 52,9%), sedangkan tingkat konsentrasi sebagian besar berada pada kategoritinggi (32 responden, 62,7%). Mahasiswa disarankan menerapkan kebiasaan mendengarkan musikyang sesuai sebagai salah satu strategi pendukung konsentrasi selama mengerjakan tugas laporanasuhan keperawatan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Tentang Pencegahan Pruritus Vulva Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Palangka Raya Annisa Fransiska Putri; Dwi Agustin Faruk Ibrahim; Nia Pristina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1702

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di SMPN 2 Palangka Raya, belum pernah dilakukan pendidikankesehatan mengenai pencegahan pruritus vulva pada remaja putri. Pruritus vulva merupakangangguan pada organ reproduksi yang sering dialami remaja putri akibat kurangnya pengetahuanmengenai personal hygiene dan upaya pencegahan infeksi. Rendahnya pengetahuan dapatmeningkatkan risiko terjadinya pruritus vulva sehingga diperlukan pendidikan kesehatan yangefektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan mediaaudiovisual terhadap pengetahuan tentang pencegahan pruritus vulva pada remaja putri di SMPN 2Palangka Raya. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatanone group pretest-posttest. Populasi penelitian seluruh siswi kelas VIII SMPN 2 Palangka Rayasebanyak 40 orang, dengan sampel 36 responden menggunakan teknik total sampling. Datadikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang pencegahan pruritus vulva dandianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Sebelum diberikan pendidikankesehatan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 21responden (52,8%), 9 responden ketegori baik (25%) dan 6 responden kategori kurang (16,7%).Setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual, seluruh responden(100%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikankesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan tentang pencegahan pruritus vulva padaremaja putri di SMPN 2 Palangka Raya. Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisualefektif meningkat pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan pruritus vulva. Mediaaudiovisual dapat dijadikan sebagai alternatif media edukasi kesehatan reproduksi di sekolah untukmeningkatkan pengetahuan dan mendukung perilaku pencegahan pruritus vulva.