Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Monitoring Indikasi Maintenance AC Split Berdasarkan Performa Sisi Udara dan Konsumsi Daya Berbasis IOT Ilham Purnama; Pratikto; Ismail Wellid
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7167

Abstract

Pemeliharaan AC split yang bersifat reaktif tanpa data kondisi operasional aktual menyebabkan penurunan performa tidak terdeteksi dan pemborosan energi. Penelitian ini merancang dan membangun sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) untuk indikasi maintenance AC split yang mengintegrasikan analisis performa sisi udara dan konsumsi daya secara real-time. Sistem menggunakan arsitektur dual ESP32 yang berkomunikasi melalui protokol ESP-NOW, dilengkapi sensor SHT31 (outlet evaporator), DHT22 (inlet evaporator dan ruangan), serta SCT-013 (arus listrik). Cooling capacity aktual dihitung melalui pendekatan psikrometrik entalpi udara, sedangkan hasil monitoring ditampilkan melalui aplikasi Blynk, Google Spreadsheet, SD Card, dan LCD I2C lokal dengan indikator LED dan buzzer. Diagnosis kondisi AC menggunakan algoritma Decision Tree multi-parameter berdasarkan selisih temperatur evaporator, konsumsi daya, temperatur, dan kelembaban ruangan, menghasilkan empat klasifikasi status. Hasil kalibrasi menunjukkan MAE sensor DHT22 sebesar 0,26°C, SHT31 sebesar 0,13°C, dan SCT-013 sebesar 0,02 A. Pengujian 60 menit pada set point 20°C menghasilkan cooling capacity aktual rata-rata 2,4 kW (8.260,8 BTU/h) dari kapasitas nominal 3,75 kW dengan performance ratio 58,4%. Distribusi status menunjukkan 58% data berstatus NORMAL, 29% PERLU OBSERVASI, dan 13% AC OFF, tanpa satu pun data berstatus kritis.
Perancangan Gudang Beku Portabel Kapasitas 10 Ton untuk Produk Ikan Tenggiri di Karawang Mochamad Rikki Firmansyah; Annisa Syafitri Kurniasetiawati; Ismail Wellid
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7172

Abstract

Penelitian ini merancang gudang beku portabel berkapasitas 10 ton untuk penyimpanan ikan tenggiri di Karawang pada temperatur −20 ± 2 °C. Rancangan terdiri atas ruang penyimpanan 4,95 × 2,90 × 2,80 m dan anteroom 3,00 × 2,90 × 2,80 m dengan panel polyisocyanurate masing-masing 100 dan 50 mm. Beban pendinginan dihitung dari transmisi, infiltrasi, produk, pekerja, lampu, kipas evaporator, dan beban listrik, kemudian dikoreksi terhadap faktor keamanan 15% dan waktu operasi. Hasil perhitungan menunjukkan kapasitas refrigerasi yang diperlukan sebesar 2,695 kW pada cold storage dan 2,324 kW pada anteroom. Komponen yang dipilih menggunakan refrigeran R404A, yaitu condensing unit Copeland ZXL025BE dan evaporator EDEN FEME 0280P.302 untuk cold storage serta Copeland ZX020BE dan EDEN FEME 0260P.301 untuk anteroom. Verifikasi berbasis data katalog menunjukkan kapasitas komponen melampaui beban desain, dengan COP estimasi masing-masing 1,37 dan 2,10. Set point cold storage juga memenuhi ketentuan penyimpanan ikan beku pada −18 °C atau lebih rendah. Nilai COP tersebut bukan hasil pengukuran; kinerja aktual perlu dikonfirmasi melalui pengujian prototipe.