Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Potensi Sampah Padat Politeknik Negeri Bandung Sebagai Bahan Baku Refuse-Derived Fuel (RDF): Pengaruh Variasi Komposisi Sampah terhadap Waktu Pengeringan dan Kualitas Produk Faza Nabilah Yusuf; Zahira Hasna Adjani; Novan Fauzan Risvanza; Reza Sopian; Teguh Taufiqurohim; Dianty Rosirda Dewi Kurnia
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7182

Abstract

Politeknik Negeri Bandung (Polban) menghasilkan sampah padat berupa organik dan residu yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan Refuse-Derived Fuel (RDF). Pemanfaatan sampah menjadi RDF mendukung konsep Waste to Energi yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar batu bara. Penelitian ini bertujuan melakukan studi potensi sampah padat Polban sebagai bahan baku RDF berdasarkan variasi komposisi sampah serta pengaruhnya terhadap waktu pengeringan dan kualitas produk. Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara koordinator pengelola sampah, dan eksperimen laboratorium untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik, sistem pengelolaan sampah, dan efektivitas pengolahan sampah menjadi RDF. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel, pemilahan jenis sampah, proses pengeringan, serta pengujian yang meliputi kadar air, nilai kalor, kadar abu, dan sulfur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi sampah terbaik yaitu diperoleh pada 20% organik : 80% residu dengan penurunan kadar air paling cepat hingga diperoleh kadar air 19,19% dengan waktu pengeringan 270 menit. Kualitas produk yang dihasilkan memliki nilai kalor sebesar 5307,06 kcal/kg, kadar abu 8,94%, dan sulfur 0,11% sesuai dengan SNI 9313:2024. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, sampah Polban memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku RDF. Pengaturan rasio komposisi sampah organik dan residu menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan waktu pengeringan dan kualitas RDF.