Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas tidur dan indeks massa tubuh (IMT). Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur dan IMT dengan pengendalian tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Metode: Penelitian analitik dengan desain cross-sectional menggunakan teknik consecutive sampling. Sebanyak 42 lansia yang memenuhi kriteria inklusi menjadi responden. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan IMT dihitung berdasarkan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Sebagian besar responden mengalami hipertensi tidak terkendali (81,0%), berusia 60–74 tahun (92,2%), berjenis kelamin perempuan (57,1%), memiliki kualitas tidur buruk (83,3%), dan IMT normal (57,1%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan pengendalian tekanan darah (p=0,005) serta antara IMT dengan pengendalian tekanan darah (p=0,025). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk dan IMT berkontribusi terhadap sulitnya pengendalian tekanan darah pada lansia, sehingga kedua faktor tersebut perlu diperhatikan dalam pengelolaan hipertensi. Diskusi: Kualitas tidur dan IMT berhubungan secara signifikan dengan pengendalian tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.