Perpustakaan sekolah merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang mendukung kegiatan belajar, memiliki peranan vital dalam membantu pencapaian tujuan pendidikan. Di SMA Negeri Campursari, perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat pengetahuan dan kreativitas guna mendukung kegiatan belajar mengajar siswa. Agar perpustakaan menjadi lebih baik, diperlukan perubahan dalam pengelolaan layanan perpustakaan dari sistem pencatatan manual ke pengolahan data yang otomatis dan tepat. Seiring dengan kemajuan inovasi teknologi, sistem informasi perpustakaan sekolah dapat dikembangkan sebagai sistem informasi perpustakaan yang menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Berdasarkan hal ini, peneliti berminat mengembangkan sistem informasi perpustakaan yang menggunakan teknologi RFID untuk memudahkan tugas staf perpustakaan sehingga proses peminjaman dan pengembalian buku menjadi lebih efektif, efisien, serta mengurangi antrean panjang. Model pengembangan sistem memanfaatkan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Software dan hardware yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini memanfaatkan bahasa pemrograman TypeScript dan USB Desktop RFID Reader 125 kHz. Uji coba sistem dilaksanakan dengan metode Black Box Testing. Pelaksanaan sistem ini bertujuan untuk menciptakan sistem informasi perpustakaan yang menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) yang menggabungkan identifikasi anggota, pencatatan kunjungan, peminjaman, pengembalian, perhitungan denda, dan pelaporan dalam satu sistem terpadu di SMA Negeri Campursari.Kata Kunci: Perpustakaan, Radio Frequency Identification, Model ADDIE, Sistem Informasi