Muhammad Irfan
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madina Sragen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hermeneutika Komputasional: Analisis Sentimen Al-Baqarah Berbasis NLP dan Integrasi N8N Dwinuryudha Ken Rifqi; Muhammad Irfan; Dedi Gunawan; Andri Nirwana
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 10 No. 2 (2026): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v10i2.649

Abstract

Disrupsi teknologi kecerdasan buatan menuntut reorientasi metodologis dalam kajian tafsir Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini bertujuan mengkaji hermeneutika komputasional sebagai instrumen bantu untuk memetakan sentimen leksikal dalam Surat Al-Baqarah melalui Natural Language Processing (NLP) dan otomasi alur kerja berbasis N8N yang diintegrasikan dengan chatbot Telegram. Analisis dilakukan terhadap 150 frasa leksikal yang dipilih dari Surat Al-Baqarah dan diuji melalui polaritas sentimen komputasional. Luaran mesin kemudian dibandingkan dengan tiga tolok ukur komparatif tafsir otoritatif yang mewakili corak penafsiran berbeda, yaitu Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, dan M. Quraish Shihab. Artikel ini juga mengoperasionalkan model validasi triadik dengan menempatkan luaran NLP sebagai data komputasional, literatur tafsir sebagai kalibrasi interpretatif, dan maqashid syariah sebagai koreksi teleologis. Perbandingan terhadap ketiga tolok ukur tafsir tersebut menghasilkan tingkat kesesuaian sebesar 52%–62%. Temuan ini mengindikasikan bahwa NLP dapat membantu mengidentifikasi pola sentimen leksikal, tetapi tetap memiliki keterbatasan ketika berhadapan dengan ayat-ayat preskriptif (ayat al-ahkam), konsep teologis, dan makna yang bergantung pada konteks. Oleh karena itu, hermeneutika komputasional tidak dapat diposisikan sebagai pengganti otoritas tafsir, melainkan sebagai instrumen verifikasi komplementer yang luaran datanya perlu dikalibrasi melalui literatur tafsir, asbabun nuzul, dan maqashid syariah. Artikel ini berkontribusi pada kajian tafsir digital dengan menunjukkan potensi sekaligus batas epistemologis pembacaan algoritmik terhadap teks suci.