Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong pemanfaatan fitur antrean online aplikasi Mobile JKN untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses. Namun, pemanfaatannya di Puskesmas Sikumana masih didominasi antrean manual. Selain itu, bukti empiris mengenai pengalaman layanan digital kesehatan di Nusa Tenggara Timur masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menggambarkan minat dan penggunaan antrean online Mobile JKN pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sikumana Kota Kupang melalui integrasi TAM, UTAUT, TPB, dan ECT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Sebanyak sepuluh informan dipilih secara purposive dan diwawancarai hingga saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik deduktif menggunakan structural coding berdasarkan keempat teori. Hasil menunjukkan bahwa antrean online memberikan pengalaman positif terutama pada proses pendaftaran melalui penyederhanaan proses, kemudahan akses, kepastian nomor antrean, fleksibilitas waktu, dan kenyamanan. Sebagian besar informan menilai fitur mudah digunakan, didukung perangkat dan akses internet, serta memperoleh bantuan keluarga maupun petugas. Namun, penggunaan belum sepenuhnya mandiri dan konsisten, terutama pada informan pralansia yang masih memerlukan bantuan keluarga dan dapat kembali menggunakan antrean manual. Secara keseluruhan, pengalaman penggunaan cenderung positif dan mendukung kepuasan serta niat menggunakan kembali. Antrean online memberikan nilai tambah terutama pada proses pendaftaran, tetapi masih memerlukan dukungan pengguna dan peningkatan keandalan sistem.