Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan higiene personal dan sanitasi lingkungan serta hasil pemeriksaan keberadaan bakteri patogen pada penjamah makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 86 penjamah makanan dari 5 SPPG di Kabupaten Berau dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel yang diamati meliputi higiene personal, sanitasi lingkungan, serta keberadaan bakteri patogen berdasarkan hasil pemeriksaan rectal swab. Data higiene personal dan sanitasi lingkungan diperoleh melalui observasi menggunakan checklist, sedangkan pemeriksaan bakteri dilakukan melalui kultur rectal swab. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memiliki kategori higiene personal sangat baik dan seluruh lokasi penelitian (100%) memenuhi kategori sanitasi lingkungan sangat baik. Seluruh hasil pemeriksaan rectal swab juga menunjukkan tidak terdeteksi Salmonella spp. dan Escherichia coli. Analisis hubungan antara variabel tidak dapat dilakukan karena seluruh variabel memiliki distribusi yang homogen sehingga tidak memenuhi variasi data yang diperlukan untuk pengujian bivariat. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh penjamah makanan pada 5 SPPG Kabupaten Berau memiliki penerapan higiene personal dan sanitasi lingkungan dalam kategori sangat baik serta tidak terdeteksi Salmonella spp. dan Escherichia coli berdasarkan pemeriksaan rectal swab.