Dwi Arifiani
Program Studi Teknologi Pendidikan, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Puzzle Digital terhadap Minat Belajar IPA pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Yahukimo Dwi Arifiani; Ruffi Ruffi
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1814

Abstract

Rendahnya minat belajar IPA siswa sekolah dasar, khususnya pada materi Sistem Peredaran Darah Manusia, masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di daerah 3T seperti Kabupaten Yahukimo. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran berbasis digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle digital terhadap minat belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi Sistem Peredaran Darah Manusia di Kabupaten Yahukimo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental research) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 63,24 menjadi 86,40 setelah penggunaan media puzzle digital, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 61,88 menjadi 70,16. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t_hitung sebesar 8,217, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media puzzle digital terhadap minat belajar IPA siswa sekolah dasar. Media puzzle digital terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga siswa lebih aktif, fokus, dan antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media puzzle digital dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar IPA siswa sekolah dasar, khususnya di daerah 3T seperti Kabupaten Yahukimo.