Ica Purnamasari
Program Studi Pendidikan Nonformal, Universitas Negeri Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Self-Directed Learning sebagai Konstruksi Resiliensi Keluarga pada Komunitas Orang Tua Anak Autisme di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember Maulana Rinaldi; Hardika Hardika; Ica Purnamasari; Ahmad Ahmad; Maryam Tsaqifah Muwahhidah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1950

Abstract

Orang tua anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menghadapi berbagai tantangan pengasuhan yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Self-Directed Learning (SDL) sebagai konstruksi resiliensi keluarga pada orang tua anak ASD dalam konteks pendidikan nonformal dan informal (PNFI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember dengan melibatkan empat orang tua anak ASD yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam pengasuhan dan proses pembelajaran mandiri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mengembangkan pembelajaran mandiri melalui pengalaman langsung, proses reflektif, pemanfaatan sumber informasi digital, serta interaksi dalam komunitas. Proses tersebut diperkuat melalui program parenting dan komunitas orang tua yang berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, strategi adaptif, dan kapasitas emosional. Temuan penelitian menegaskan bahwa SDL tidak hanya mendukung kompetensi pengasuhan, tetapi juga menjadi mekanisme penting dalam membangun resiliensi keluarga. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan ekosistem pembelajaran informal dan nonformal yang didukung akses terhadap sumber belajar digital untuk memperkuat kapasitas pengasuhan dan keberlanjutan resiliensi keluarga.