Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pijat Perineum terhadap Derajat Ruptur Perineum di Puskesmas Sungai Kunyit Kalimantan Barat Reza Gustari; Suparmi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.277

Abstract

Ruptur perineum merupakan komplikasi yang sering terjadi pada persalinan pervaginam dan dapat menimbulkan perdarahan, nyeri, infeksi, serta memperlambat proses pemulihan ibu setelah melahirkan. Salah satu upaya pencegahan secara nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pijat perineum pada akhir masa kehamilan. Tujuan : Mengetahui efektivitas pijat perineum untuk mengurangi ruptur perineum pada ibu bersalin di Puskesmas Sungai Kunyit Kalimantan Barat. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two grup posttest-only nonquivalent control grup. Populasi adalah seluruh ibu hamil usia kehamilan > 34 minggu. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi yang diberikan pijat perineum sebanyak 3-4 kali perminggu hingga persalinan dan 15 responden kelompok kontrol yang tidak diberikan pijat perineum. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, patograf dan cheklist pelaksanaan pijat perineum, kemudian di analisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil : Kelompok intervensi sebanyak 9 responden (60%) tidak mengalami ruptur perineum, sedangkan kelompok kontrol hanya 3 responden (20%) yang tidak mengalami ruptur perineum. Hasil uji Mann-Whitney diperoleh nilai p-value= 0,005 (p<0,05). Kesimpulan : Pijat perineum efektif dalam menurunkan derajat ruptur perineum pada ibu bersalin.
Efektifitas Mobilisasi Dini dan Teknik Relaksasi terhadap Penurunan Nyeri Luka Pasien Post SC di RSU Bethesda Serukam Floriana Juliana Debi; Suparmi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.316

Abstract

Sectio Caesarea (SC) adalah persalinan yang dijalani melalui pembedahan, menyebabkan adanya luka sayatan dan menimbulkan rasa sakit setelahnya. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat membatasi gerak pasien, memperlambat penyembuhan luka, menyulitkan ibu merawat sang bayi, serta meningkatkan risiko munculnya komplikasi. Studi ini bertujuan untuk mengukur seberapa berhasil mobilisasi dini dan teknik relaksasi dalam meringankan nyeri luka pasca Sectio Caesarea di RSU Bethesda Serukam, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini memakai rancangan pra-eksperimental dengan metode one group pretest-posttest. Sebanyak 30 partisipan dipilih menjadi sampel melalui teknik purposive sampling. Tingkat nyeri diukur memakai Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah diberikan intervensi mobilisasi dini serta teknik relaksasi. Analisis data dilaksanakan secara univariat dan bivariat. Hasil uji Shapiro–Wilk memperlihatkan nilai signifikansi pre-test sebesar 0,002 dan post-test sebesar 0,000, mengindikasikan data tidak terdistribusi secara normal. Analisis berlanjut dengan Wilcoxon Signed Rank Test dan didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Sebelum intervensi, sebagian besar partisipan merasakan nyeri tingkat sedang sampai berat, sementara sesudah intervensi, sebagian besar merasakan nyeri yang ringan. Mobilisasi dini dan teknik relaksasi terbukti efektif mengurangi nyeri luka pada pasien pasca Sectio Caesarea dan bisa digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis tambahan dalam praktik kebidanan dan keperawatan.