Naufal Wafi
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Absensi Digital Berbasis Laravel untuk Efisiensi Administrasi dan Akuntabilitas Pemerintahan Nagari Tanjung Better Swengky; Rozali Ilham; Naufal Wafi; Aldian Kurniawan
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v8i1.5934

Abstract

Pencatatan kehadiran perangkat dan staf Pemerintahan Nagari Tanjung, Kabupaten Tanah Datar, masih mengandalkan daftar hadir cetak yang jam datang dan jam pulangnya dituliskan sendiri oleh pegawai, sehingga kehadiran tidak terverifikasi, rekapitulasi bulanan memakan waktu, dan data tidak tersedia ketika dibutuhkan. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem absensi digital berbasis Laravel yang memverifikasi kehadiran melalui pemindaian barcode yang dipasang di kantor nagari disertai validasi radius lokasi. Pendekatan yang digunakan adalah Rapid Application Development dengan tiga tahap, yaitu perencanaan kebutuhan, perencanaan perancangan, dan penerapan, yang melibatkan Wali Nagari, Sekretaris Nagari, serta perangkat dan staf nagari pada setiap iterasi; data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi proses absensi manual, dan telaah dokumen daftar hadir serta rekapitulasi kehadiran. Tahap perencanaan kebutuhan menghasilkan dokumen yang memuat sepuluh kebutuhan fungsional dan empat kebutuhan nonfungsional yang disepakati pengguna. Rancangan dituangkan dalam use case diagram, activity diagram, dan sequence diagram, kemudian disempurnakan melalui dua iterasi validasi prototipe yang menghasilkan lima perubahan rancangan, di antaranya penambahan modul izin dan sakit beserta unggahan bukti pendukung, penapis rekapitulasi harian, mingguan, dan bulanan, serta pesan penjelas penyebab penolakan absensi. Sistem yang dihasilkan mewujudkan seluruh kebutuhan tersebut, mencakup autentikasi berbasis peran, absensi masuk melalui barcode dengan validasi radius, absensi pulang dengan waktu yang ditetapkan server, pengajuan izin dan sakit, rekapitulasi otomatis yang dapat ditapis dan diunduh, serta dasbor ringkasan kehadiran harian. Karena waktu absensi bersumber dari server dan pemindaian hanya dapat dilakukan di dalam radius kantor, praktik pengisian mundur dan titip absensi tertutup sehingga rekam kehadiran menjadi dapat diverifikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi verifikasi barcode dan radius merupakan alternatif yang terjangkau bagi biometrik pada pemerintahan berskala kecil, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan kehadiran sebagai bagian dari penerapan good governance di tingkat nagari.