Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Prototype IoT-Based Control and Monitoring System for Pakcoy Better Swengky; Lesta; Peprizal; Rian Ardiansyah; Yosar Leman; Aldian Kurniawan
Journal of Innovation Information Technology and Application (JINITA) Vol 8 No 1 (2026): JINITA, June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jinita.v8i1.3247

Abstract

This research aims to design and develop an Internet of Things (IoT)-based automatic control and monitoring system for hydroponic plants. This system measures, displays, and regulates nutrient parameters, pH, and water volume in real-time to improve water use efficiency, nutrient stability, and plant productivity. The method used is Research and Development (R&D) with a prototyping model. This system integrates an ESP32 microcontroller with a DFRobot pH sensor, a TDS (Total Dissolved Solids) sensor, and an ultrasonic sensor to monitor water levels. Data from the sensors is processed and sent to a cloud database to be monitored and controlled through a website interface. The test results show that the system has high accuracy, with a MAPE (Mean Absolute Percentage Error) value for the pH sensor of 6.06% (93.94% accuracy), a TDS sensor of 4.81% (95.19% accuracy), and an ultrasonic sensor of 7.98% (92.02% accuracy). All MAPE values ​​are within the <10% range, indicating good system performance for automated monitoring applications. This system implementation provides an innovative solution to the limitations of conventional, manual hydroponic systems. It can serve as an initial model for the future development of IoT-based precision agriculture.
Perancangan Sistem Absensi Digital Berbasis Laravel untuk Efisiensi Administrasi dan Akuntabilitas Pemerintahan Nagari Tanjung Better Swengky; Rozali Ilham; Naufal Wafi; Aldian Kurniawan
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v8i1.5934

Abstract

Pencatatan kehadiran perangkat dan staf Pemerintahan Nagari Tanjung, Kabupaten Tanah Datar, masih mengandalkan daftar hadir cetak yang jam datang dan jam pulangnya dituliskan sendiri oleh pegawai, sehingga kehadiran tidak terverifikasi, rekapitulasi bulanan memakan waktu, dan data tidak tersedia ketika dibutuhkan. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem absensi digital berbasis Laravel yang memverifikasi kehadiran melalui pemindaian barcode yang dipasang di kantor nagari disertai validasi radius lokasi. Pendekatan yang digunakan adalah Rapid Application Development dengan tiga tahap, yaitu perencanaan kebutuhan, perencanaan perancangan, dan penerapan, yang melibatkan Wali Nagari, Sekretaris Nagari, serta perangkat dan staf nagari pada setiap iterasi; data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi proses absensi manual, dan telaah dokumen daftar hadir serta rekapitulasi kehadiran. Tahap perencanaan kebutuhan menghasilkan dokumen yang memuat sepuluh kebutuhan fungsional dan empat kebutuhan nonfungsional yang disepakati pengguna. Rancangan dituangkan dalam use case diagram, activity diagram, dan sequence diagram, kemudian disempurnakan melalui dua iterasi validasi prototipe yang menghasilkan lima perubahan rancangan, di antaranya penambahan modul izin dan sakit beserta unggahan bukti pendukung, penapis rekapitulasi harian, mingguan, dan bulanan, serta pesan penjelas penyebab penolakan absensi. Sistem yang dihasilkan mewujudkan seluruh kebutuhan tersebut, mencakup autentikasi berbasis peran, absensi masuk melalui barcode dengan validasi radius, absensi pulang dengan waktu yang ditetapkan server, pengajuan izin dan sakit, rekapitulasi otomatis yang dapat ditapis dan diunduh, serta dasbor ringkasan kehadiran harian. Karena waktu absensi bersumber dari server dan pemindaian hanya dapat dilakukan di dalam radius kantor, praktik pengisian mundur dan titip absensi tertutup sehingga rekam kehadiran menjadi dapat diverifikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi verifikasi barcode dan radius merupakan alternatif yang terjangkau bagi biometrik pada pemerintahan berskala kecil, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan kehadiran sebagai bagian dari penerapan good governance di tingkat nagari.