Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Scabies pada Santri di Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru Syafara Putri Widiyanti; Lukman Harun; Sri Sundari; Didy Ariady
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Takuana (July-September)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i2.735

Abstract

Scabies is a contagious skin disease common in Islamic boarding schools, associated with personal hygiene, environmental sanitation, shared use of personal items, and peer support. This study analyzed the relationship between these factors and scabies incidence among students at Darul Ilmi Islamic Boarding School, Banjarbaru, using a cross-sectional design. A sample of 99 respondents was selected from 132 seventh-grade male students via simple random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed with univariate and bivariate (Chi-Square) methods at α = 0.05. Most respondents had poor personal hygiene (43.4%) and poor environmental sanitation (52.5%); item-sharing was mostly moderate (35.4%), while peer support was mostly good (35.4%). Scabies was found in 45.5% of respondents. Personal hygiene (p = 0.001; OR 10.20), environmental sanitation (p = 0.003; OR 3.48), item-sharing (p = 0.005; OR 4.88), and peer support (p = 0.002; OR 6.74) were significantly associated with scabies incidence. These findings indicate hygiene, sanitation, item-sharing, and peer support jointly contribute to scabies risk.
Introduksi Rocket Stove sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Teluk Tamba, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala Dewi Maharani; Muhammad Fadhli; Aulia Azkia; Gina Juliani; Helyatuzzahra Firdayanti; Juliana Sabilla; Masnunah Masnunah; Muhammad Hafiz Adha; Muhammad Rifki Ramadhani; Nabila Syifa Firdaus; Nor Aida; Nurmadinah Febriyani; Syafara Putri Widiyanti; Syifa Salsabilla; Tiara Maulida
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1511

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu lingkungan di Desa Teluk Tamba, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, terutama karena keterbatasan fasilitas dan masih ditemukannya praktik pembakaran terbuka. Kegiatan pengabdian ini memperkenalkan rocket stove sebagai teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk mendemonstrasikan pembakaran bahan kering dengan aliran udara yang lebih terarah. Kegiatan dilakukan melalui perencanaan dan koordinasi, pembuatan alat, sosialisasi, demonstrasi penggunaan, diskusi, observasi, dokumentasi, dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rocket stove berhasil dibuat dari bata ringan, semen, pasir, dan tungku besi, kemudian digunakan pada demonstrasi pembakaran bahan kering seperti daun, ranting, sekam padi, kertas, dan kardus. Peserta terlibat dalam diskusi dan mencoba penggunaan alat, sedangkan pemerintah desa menunjukkan minat tindak lanjut melalui rencana pengajuan dukungan anggaran. Rocket stove diposisikan sebagai alternatif teknologi yang tetap perlu digunakan bersama praktik pemilahan, pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah.