Ahmad Fatayan, Dzalwiz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH INTENSITAS PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA N 1 KARANGREJA Ahmad Fatayan, Dzalwiz; Khoiri, Nur; Wijayanto, Wijayanto
JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Vol 7, No 1 (2026): JIPETIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi & Komputer
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipetik.v7i1.28432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) oleh siswa serta mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Informatik akelas X di SMA Negeri 1 Karangreja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment model non-equivalent control group design melibatkan kelas X-E sebagai kelompok eksperimen (pemanfaatan AI dengan intensitas tinggi) dan kelas X-B sebagai kelompok kontrol, masing-masing nerjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis pretest-posttest dan angket, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas levene, uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensitas pemanfaatan AI berada pada kategori tinggi, dengan 75% siswa berkategori tinggi dan 25% berkategori sangat tinggi. Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen (Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,041 0,05), dengan rata-rata N-Gain sebesar 23,85%, lebih tinggi dibandingkan kelas control sebesar 13,48%. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI berpotensi mendukung perkembangan berpikir kritis siswa apabila dimanfaatkan secara aktif sebagai alat bantu eksplorasi informasi bukan sebagai sumber jawaban pasif. berkategori sangat tinggi.