Marwadah Syifa Faujiah
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Pengalaman Siswa Kelas VIII dalam Menghadapi Konflik Pertemanan di Era Media Sosial Marwadah Syifa Faujiah; Syifa Jauhar Nafisah; Sulastry Pardede
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik pertemanan pada remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai ruang interaksi. Komunikasi digital yang memiliki keterbatasan dalam menyampaikan ekspresi nonverbal dapat memunculkan kesalahpahaman, perbedaan persepsi, dan ketegangan dalam hubungan pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa kelas VIII dalam menghadapi konflik pertemanan di era media sosial serta memahami makna yang diberikan siswa terhadap pengalaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap siswa kelas VIII SMP Harjamukti Depok dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu pengalaman siswa dalam menghadapi konflik pertemanan di era media sosial, pemaknaan ketegangan konflik dan dampak emosional, serta pemaknaan konflik sebagai proses pembelajaran sosial. Konflik pertemanan tidak hanya dipengaruhi oleh peristiwa yang terjadi, tetapi juga oleh proses interpretasi siswa terhadap pesan, unggahan, dan interaksi digital. Selain memberikan dampak emosional seperti rasa sedih, kecewa, dan kehilangan kepercayaan diri, pengalaman konflik juga mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, regulasi emosi, serta penggunaan media sosial secara lebih bijaksana. Penelitian ini menunjukkan bahwa konflik pertemanan dapat menjadi pengalaman perkembangan sosial dan emosional bagi remaja apabila didukung dengan kemampuan penyelesaian konflik yang adaptif.