Tarikh Azis Ramadhani
Jurusan Teknik Bangunan Kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Edukasi Konservasi Mangrove Bagi Paguyuban PPT Tunas Mulia Keputih Surabaya Dika Rahayu Widiana; Luqman Cahyono; Imaniah Sriwijayasih; Eky Novianarenti; Yugowati Praharsi; Irma Rustini Aju; Laili Faizatul Mahgfiroh; Anda Iviana Juniani; Tarikh Azis Ramadhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi. Namun, ekosistem mangrove yang kaya akan manfaat juga rentan terhadap ancaman yang dapat menimbulkan kerusakan. Penebangan liar, alih fungsi lahan, pengolahan limbah yang buruk, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan menjadi tantangan dalam menjaga ekosistem ini agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan yaitu melalui penyelenggaraan pendidikan lingkungan bagi anak usia dini. Orang tua sebagai role model bagi anak memiliki peranan penting untuk mendukung hal tersebut. Dengan hal ini, tim pengabdian masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya berkolaborasi dengan paguyuban PPT Tunas Mulia Keputih Sukolilo Surabaya yang beranggotakan wali murid dari siswa-siswi AUD melalui kegiatan penyuluhan terkait edukasi konservasi mangrove. Kegiatan ini diberikan kepada peserta paguyuban dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem mangrove melalui kegiatan konservasi. Diharapkan setelah dilakukannya kegiatan tersebut, peserta paguyuban menjadi lebih peduli dan dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengetahuan yang sudah didapatkan oleh peserta paguyuban juga dapat dijadikan bekal dalam memberikan pendidikan lingkungan sejak dini kepada anak.