Muhammad Holif
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pencegahan Bullying, KDRT, dan Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Bekal Santri Pondok Pesantren Al-Furqon Tanjung Rambang Menghadapi Indonesia Emas 2045 Muhammad Maghfur Agung; Muhammad Holif; Rahmadona Safitri; Rahma Fitri Asih; Alya Fitri Andini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia Emas 2045 merupakan visi pembangunan Indonesia untuk mewujudkan negara yang maju, sejahtera, mandiri, dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam mewujudkan visi tersebut, generasi muda, termasuk santri, memiliki peran penting sebagai calon penerus bangsa. Namun, berbagai permasalahan sosial seperti bullying, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan pernikahan dini masih menjadi tantangan yang dapat menghambat perkembangan generasi muda. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pondok Pesantren Al-Furqon Tanjung Rambang dilaksanakan sebagai salah satu upaya memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman santri mengenai pencegahan bullying, KDRT, serta pernikahan dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan pemberian edukasi secara interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengertian, bentuk, dampak, faktor penyebab, serta strategi pencegahan bullying, KDRT, dan pernikahan dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai pentingnya membangun hubungan yang sehat, menghargai orang lain, menolak segala bentuk kekerasan, serta mempertimbangkan kesiapan fisik, mental, pendidikan, dan ekonomi sebelum memasuki pernikahan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi santri untuk membangun karakter yang positif sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan siap menghadapi Indonesia Emas 2045