Windy Amalia
Universitas Lakidende Unaaha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe Windy Amalia; Yuliana Musin; Sitti Rahmatyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran kepemimpinan berbasis digital leadership serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Konawe. Penelitian ini berfokus pada evaluasi empat fungsi kepemimpinan, tiga fungsi utama dimensi kinerja, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menggali fenomena kepemimpinan digital secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan dijalankan secara aktif melalui empat fungsi: Inovator (kebijakan "Satu Bidang Satu Inovasi"), Komunikator (komunikasi dua arah berbasis kanal digital), Motivator (pendekatan kekeluargaan dan empowerment), serta Kontroler (supervisi berkala berbasis coaching yang sangat efektif pada pengawasan, namun belum optimal pada aspek penataan SDM akibat kendala struktural keterbatasan formasi jabatan yang memicu terjadinya mismatch). Dari dimensi kinerja pegawai, aspek Kemampuan (Ability) mampu dioptimalkan melalui strategi transfer of knowledge guna mengatasi digital gap antargenerasi; aspek Usaha (Effort) berada pada kategori sangat baik didorong oleh gaya pimpinan yang apresiatif; dan aspek Kesempatan (Opportunity) dikelola secara tepat sasaran demi efektivitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran dan jaringan internet. Keberhasilan ini turut dipengaruhi oleh faktor internal (kesenjangan kompetensi, budaya organisasi, dukungan anggaran) serta faktor eksternal (kondisi geografis daerah). Secara keseluruhan, penerapan digital leadership yang visioner dan humanis terbukti efektif dalam meminimalkan hambatan organisasi dan mendorong kinerja optimal pegawai.