Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) PADA SAMSAT WILAYAH KOTA KENDARI Sitti Rahmatyah
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2022): October
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i11.350

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses Prosedur pelayanan publik yang terjadi di UPTD SAMSAT Wilayah Kota Kendari, peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Kota Kendari serta hubungan antara Prosedur pelayanan publik dengan peningkatan pajak kendaraan bermotor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data-data diperoleh dengan wawancara, penyebaran kuesioner serta observasi di lapangan. Kemudian data diolah menggunakan teknik analisa data kualitatif, yaitu analisa terhadap data yang diperoleh berdasarkan kemampuan nalar peneliti dalam menghubungkan fakta, informasi dan data. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa telah terjadi Prosedur pelayanan publik Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) melalui perbaiakan sistem dan prosedur serta perubahan perilaku pemberi layanan dimana para pemberi layanan semakin mendekatkan diri kepada wajib pajak yang tercermin dari sikap ramah yang ditunjukkan pegawai kepada masyarakat guna meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Akan tetapi, jika dilihat dari orientasi pegawai dalam melakukan pekerjaan, belum dapat sepenuhnya mencerminkan Prosedur pelayanan publik karena pegawai masih berorientasi kepada intensif yang akan diterima, belum sepenuhnya beorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Sehubungan dengan upaya SAMSAT dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor, terjadi peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor dan STNK setiap tahunnya yang disebabkan oleh kenaikan tarif pajak dan jumlah peningkatan jumlah masyarakat sadar pajak.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digitalisasi Peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Walay Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe Milyan Milyan; Sitti Rahmatyah; Tahmid Ansar; Iin Anggraeni; Hikmah Hidayat; Feriyanto Feriyanto
Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jphm-widyakarya.v1i2.972

Abstract

This community service activity was carried out in Walay Village, Abuki District, Konawe Regency. The purpose of this service activity is to foster a new enthusiasm for entrepreneurship for business actors through digitalization to increase MSMEs. The delivery of the service material that we carry out is divided into three stages, namely preparation, counseling/training and discussion. In the preparation stage we collect data from MSME partners to study the situation and conditions of the partners. The results of the evaluation, MSME business participants in Walay Village were grouped based on the use of digital marketing in doing business, namely: As many as 61.90% or 13 participants in MSME digitization activities, did not really understand the use of digital technology in doing business. and there were 38.10% or 8 participants in the MSME digitization activities who had used marketing methods by accepting orders via digital, in this case social media, where social media is Facebook and WhatsApp
Disiplin Pegawai dalam Meningkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe Irma Yanti; Sitti Rahmatyah; Nartin Nartin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1838

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Tingkat Disiplin Pegawai Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kantor Camat Anggaberi serta faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe. Hasil Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif ,teknik pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, studi dokumen dan observasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan kunci (Key Informan) penelitian yaitu camat Anggaberi 1 orang, sekretaris camat, dan 2 pegawai. Informan pendukung terdiri dari 2 masyarakat kecamatan anggaberi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Disiplin pegawai di Kecamatan Anggaberi telah berupaya meningkatkan tingkat disiplin para pegawai dapat dilihat dari tingkat kehadiran, pelaksanaan tata cara kerja sesuai SOP,taat pada dan bertanggung jawab dalam bekerja, walau terdapat beberapa kendala seperti lokasi kecamatan yang jauh, akses jalan yang kurang baik serta tidak adanya jaringan yang mendukung absensi daring/online para pegawai. Untuk kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Anggaberi pegawai berusaha memberikan keandalan, ketanggapan,jaminan empati dan berwujud dengan sebaik mungkin, walau masih kurang maksimal. Adapun untuk faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi adalah kurangya sarana prasana, SDM (Sumber Daya Masyarakat) ini mencakup beberapa pegawai yang tidak datang tepat waktu, kompensasi dan rumenerasi yang layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja dan perhatian pemimpin terhadap karyawan.
Sosialisasi Kewirausahaan Petani Muda dan Peningkatan Jiwa Wirausaha Melalui Pengembangan Agribisnis Inovatif: Pengabdian Milyan; Sitti Rahmatyah; Iin Wahyudi; Milawati Saranani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7523

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan jiwa kewirausahaan petani muda melalui pengembangan usaha agribisnis inovatif. Program dilaksanakan di Kelurahan Konawe, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe dengan sasaran petani muda yang tergabung dalam kelompok tani atau komunitas pemuda tani. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan andragogi melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, diskusi, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi konsep kewirausahaan agribisnis, penyusunan rencana bisnis, manajemen usaha, inovasi produk pertanian, pengelolaan keuangan, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan motivasi kewirausahaan peserta, meningkatnya kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, menyusun rencana bisnis sederhana, mengembangkan produk pertanian bernilai tambah, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komitmen kerja sama antarpetani muda dalam mengembangkan usaha agribisnis secara berkelanjutan. Program PkM ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas petani muda sehingga lebih siap mengembangkan usaha agribisnis yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.
Kinerja Pelayanan Rekomendasi Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba Pada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Konawe Lidawati; Rola Pola Anto; Sitti Rahmatyah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 8 (2026): GJMI - Agustus
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i8.2250

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang sangat mengkhawatirkan generasi saat ini. Narkoba sendiri tidak lagi dianggap haram dan sulit ditemukan, namun merupakan produk yang sangat mudah ditemukan. Salah satu cara yang ditempuh untuk mencegah dan untuk mengetahui adanya indikasi penggunaan Narkoba bagi seseorang. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Konawe secara administratif mengeluarkan surat keterangan hasil pemeriksaan Narkoba. Pelayanan surat keterangan ini adalah bagan pelayanan administratif dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan Rekomendasi Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika pada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian ditentukan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan rekomendasi Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika pada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Konawe dapat terlaksana dengan dukungan pada aspek produktivitas, kualitas pelayanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas
Efektifitas Pelayanan Administrasi pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Konawe Perayanti; Takwim; Sitti Rahmatyah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 8 (2026): GJMI - Agustus
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i8.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan administrasi pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Konawe. Pelayanan administrasi yang efektif merupakan salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam memberikan layanan kepada organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. dari berbagai pihak yang relevan dengan objek. kajianatas Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang, staf pelaksana, serta masyarakat pengguna layanan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan administrasi pada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Konawe ditinjau dari aspek ketepatan prosedur, ketepatan waktu, responsivitas, transparansi, dan kepuasan masyarakat belum sepenuhnya optimal. Secara prosedural, pelayanan telah dilaksanakan berdasarkan standar operasional yang berlaku. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek ketepatan waktu penyelesaian layanan yang dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia dan kelengkapan dokumen dari pemohon. Dari sisi responsivitas dan sikap pelayanan, petugas dinilai cukup ramah dan komunikatif. Transparansi informasi pelayanan telah tersedia, namun perlu ditingkatkan melalui pemanfaatan media digital.Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelayanan administrasi sudah berjalan cukup baik, tetapi masih memerlukan perbaikan pada aspek manajemen waktu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sistem informasi pelayanan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan
Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe Windy Amalia; Yuliana Musin; Sitti Rahmatyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran kepemimpinan berbasis digital leadership serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Konawe. Penelitian ini berfokus pada evaluasi empat fungsi kepemimpinan, tiga fungsi utama dimensi kinerja, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menggali fenomena kepemimpinan digital secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan dijalankan secara aktif melalui empat fungsi: Inovator (kebijakan "Satu Bidang Satu Inovasi"), Komunikator (komunikasi dua arah berbasis kanal digital), Motivator (pendekatan kekeluargaan dan empowerment), serta Kontroler (supervisi berkala berbasis coaching yang sangat efektif pada pengawasan, namun belum optimal pada aspek penataan SDM akibat kendala struktural keterbatasan formasi jabatan yang memicu terjadinya mismatch). Dari dimensi kinerja pegawai, aspek Kemampuan (Ability) mampu dioptimalkan melalui strategi transfer of knowledge guna mengatasi digital gap antargenerasi; aspek Usaha (Effort) berada pada kategori sangat baik didorong oleh gaya pimpinan yang apresiatif; dan aspek Kesempatan (Opportunity) dikelola secara tepat sasaran demi efektivitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran dan jaringan internet. Keberhasilan ini turut dipengaruhi oleh faktor internal (kesenjangan kompetensi, budaya organisasi, dukungan anggaran) serta faktor eksternal (kondisi geografis daerah). Secara keseluruhan, penerapan digital leadership yang visioner dan humanis terbukti efektif dalam meminimalkan hambatan organisasi dan mendorong kinerja optimal pegawai.
Peningkatan Kemampuan Pemerintah Desa Dalam Manajemen Pelayanan Kependudukan (Studi Pada Desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe) Marwanti Marwanti; Sitti Rahmatyah; Jefry Crisbiantoro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemerintah desa dalam manajemen pelayanan kependudukan di Desa Wunduongohi, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan, seperti terbatasnya kemampuan aparatur desa, sistem pelayanan yang belum berjalan maksimal, serta kurang memadainya sarana dan prasarana pendukung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan informan meliputi Kepala Desa, aparat desa, dan masyarakat penerima layanan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemerintah desa dalam manajemen pelayanan kependudukan secara umum sudah berjalan cukup baik, terutama dalam memberikan penjelasan prosedur pelayanan, membantu pengurusan administrasi, dan bersikap ramah kepada masyarakat. Namun demikian, pelayanan belum optimal karena keterbatasan kemampuan teknis aparatur, minimnya sarana dan prasarana, serta sistem pelayanan yang masih sederhana sehingga sebagian besar pengurusan tetap dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemerintah desa meliputi kualitas sumber daya aparatur, ketersediaan sarana dan prasarana, disiplin dan kondisi kerja aparatur, profesionalisme aparatur, partisipasi masyarakat, serta kekompakan dan koordinasi antaraparatur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur, pembenahan sistem pelayanan, dan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar pelayanan administrasi kependudukan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan responsif.