Ardin Dinda
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi literatur: Pengembangan media pembelajaran berbasis video interaktif pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar Ardin Dinda; Suwito Pramono; Nuni Widiarti; Arif Widiyatmoko
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i2p104-112

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di tingkat sekolah dasar sering kali dihadapkan pada tantangan besar berupa penyampaian materi yang bersifat abstrak dan kompleks. Kondisi tersebut kerap memicu hambatan pemahaman pada siswa yang secara kognitif masih memerlukan jembatan visual dalam memproses informasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan media pembelajaran berbasis video interaktif pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar khususnya kelas rendah. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA. Proses pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar pada rentang publikasi tahun 2021 sampai 2026. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan analisis isi artikel terpilih. Hasil seleksi menghasilkan sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis video interaktif pada pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar didominasi oleh mata pelajaran IPA yang berupa penjelasan dan dengan fitur terbatas hanya berupa materi. Media video pembelajaran paling banyak dikembangkan pada jenjang kelas III sampai VI. Temuan ini menunjukkan pengembangan media pembelajaran berbasis video interaktif memiliki potensi yang kuat sebagai bahan ajar digital untuk mendukung pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di sekolah dasa khususya kelas rendah yakni kelas I-III. Hasil temuan secara konsisten menunjukkan bahwa implementasi media video interaktif dan animasi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Media video berperan krusial sebagai instrumen mediasi yang mampu mentransformasi konsep-konsep abstrak menjadi representasi konkret yang mudah dicerna, sehingga secara efektif mengatasi beban kognitif siswa pada fase operasional konkret. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media video merupakan strategi instruksional yang andal untuk menciptakan atmosfer belajar yang interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa, yang pada akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar secara berkelanjutan bagi peserta didik di jenjang pendidikan dasar.