J Jumadi
Program Studi Pendidikan Vokasi Teknik Mesin, Universitas Malikussaleh, Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Literasi Digital Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan melalui Program Pengabdian Masyarakat Ferri Safriwardy; M Mursalin; J Jumadi; Azhar Syahputra; S Suryadi; Muhammad Ali
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi penting bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena kesiapan memasuki dunia kerja semakin berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab. Namun, temuan dari program pengabdian yang mengembangkan kompetensi tersebut masih tersebar sehingga pola praktik yang efektif belum tersusun secara terpadu. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi, capaian, dan kendala pengembangan literasi digital peserta didik SMK melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan simple literature review terhadap 34 artikel pengabdian dan penelitian terapan yang diterbitkan pada 2019–2025. Proses kajian meliputi identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, ekstraksi data, dan sintesis tematik. Hasil kajian menemukan enam strategi, yaitu pelatihan teknis berbasis produk, proyek digital yang terintegrasi dengan kompetensi kejuruan, penguatan keamanan dan etika digital, pembentukan duta literasi digital melalui tutor sebaya, integrasi literasi digital dalam mata pelajaran produktif, serta pendampingan berkelanjutan melalui komunitas daring. Capaian literasi digital meningkat dari rata-rata 40,3% menjadi 89,6%, atau bertambah 49,3 poin persentase. Peningkatan paling menonjol terjadi pada tahap praktik terbimbing. Keamanan digital menjadi aspek terlemah pada kondisi awal, sedangkan etika dan netiket mencapai capaian akhir tertinggi. Kendala utama meliputi keterbatasan perangkat dan internet, kesenjangan kemampuan awal, serta keberlanjutan pendampingan. Kajian merekomendasikan model berbasis proyek kejuruan yang memadukan pelatihan singkat, produksi karya digital, verifikasi bersama guru produktif, dan pendampingan lanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan lebih mampu menghubungkan keterampilan teknologi dengan kebutuhan pembelajaran dan kompetensi kerja, sekaligus memperkuat keberlanjutan program di sekolah. Dengan demikian, pengembangan literasi digital tidak hanya berorientasi pada penguasaan aplikasi, tetapi juga pada penggunaan teknologi yang kritis, aman, dan produktif.
Pemanfaatan Canva dalam Membuat Media Poster Pembelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Kejuruan M Mursalin; Muhammad Ali; Azhar Syahputra; Ferri Safriwardy; J Jumadi; S Suryadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kerap dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang abstrak, padat rumus, dan kurang terhubung dengan konteks keahlian siswa. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan media ajar visual yang mampu menyederhanakan konsep sekaligus menarik perhatian siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melatih siswa sekolah kejuruan memanfaatkan aplikasi desain grafis Canva untuk merancang media poster pembelajaran matematika yang komunikatif, benar secara konsep, dan relevan dengan bidang vokasi mereka. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan analisis kebutuhan, pelatihan teori desain pesan visual, workshop praktik pembuatan poster berbasis Canva, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Kegiatan diikuti oleh 32 siswa dan dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Canva dari 12% menjadi 91% kategori terampil, serta meningkatnya kemampuan menerjemahkan konsep matematika ke dalam bahasa visual. Poster yang dihasilkan memuat materi barisan dan deret, program linear, trigonometri terapan, statistika, serta matematika keuangan yang dikaitkan dengan bidang keahlian masing-masing. Dampak kegiatan ini adalah tumbuhnya literasi digital, kreativitas, dan motivasi belajar matematika siswa, sekaligus tersedianya media pembelajaran buatan siswa yang dapat digunakan kembali oleh guru di kelas.