Sri Prilmayanti Awaluddin
Nobel Indonesia Institute

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Manajemen Layanan Kesehatan Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Posyandu Di Era Transformasi Kesehatan Sri Prilmayanti Awaluddin; Dewi Pratiwi Indriasari; Pius Weraman; Marhaeni Sabil; Rahmawati R
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1711

Abstract

Transformasi digital layanan kesehatan primer membutuhkan penguatan kapasitas kader dan tata kelola data agar pelayanan Posyandu dapat berlangsung lebih efektif, sistematis, dan berbasis informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen layanan kesehatan berbasis digital melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan kader Posyandu dalam pencatatan, pengelolaan, serta pelaporan data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 6–7 Juni 2026 di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, dengan melibatkan 25 kader Posyandu. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan pendampingan langsung melalui tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik penggunaan media digital, pendampingan implementasi, penguatan manajemen data, monitoring, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan praktik, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kader sebesar 50,71% setelah mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan. Dari aspek keterampilan, 88% peserta atau 22 dari 25 kader mampu melakukan tahapan dasar pengelolaan data digital secara mandiri, sedangkan 12% masih memerlukan pendampingan pada beberapa aspek teknis. Program juga menghasilkan pencatatan yang lebih terstruktur, pengelompokan data sasaran yang lebih sistematis, kemudahan penelusuran dan rekapitulasi informasi, serta pembagian tugas pelayanan yang lebih tertib. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan manajemen layanan kesehatan berbasis digital dapat meningkatkan kapasitas kader sekaligus mendukung efektivitas tata kelola pelayanan Posyandu. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkala, dukungan perangkat, dan koordinasi antara kader, tenaga kesehatan, puskesmas, serta pemerintah desa.