Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pelatihan English for Tourism dan Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Potensi Lokal di Kelurahan Terumbu Yusuf Hekmatiar; Deni Rusli; Badri Badri; Ibnu Hajar Al Askolani; Andriansyah Andriansyah; Mardiah Mardiah; Santinah Santinah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ss4qen22

Abstract

Kelurahan Terumbu memiliki potensi wisata dan sumber daya lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh kapasitas sumber daya manusia yang optimal, terutama dalam kemampuan komunikasi bahasa Inggris untuk pelayanan wisata serta pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan English for Tourism dan edukasi pencegahan stunting berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik (role play), diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan melalui observasi terhadap perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Sasaran kegiatan meliputi kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, Karang Taruna, kader Posyandu, ibu balita, dan masyarakat Kelurahan Terumbu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan ungkapan dasar bahasa Inggris untuk pelayanan wisata, peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan wisatawan, serta meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting, pemenuhan gizi seimbang, periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dan pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Integrasi pelatihan English for Tourism dan edukasi kesehatan berbasis potensi lokal menjadi nilai tambah kegiatan karena mampu menghubungkan penguatan sektor pariwisata dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan optimalisasi potensi lokal.