Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

- Peran Konseling Individual Dalam Mengatasi Faktor-Faktor Penyebab Sikap Indisipliner Pada Siswa Di SMA Negeri 2 Satui: - Muhammad iqbal; Sri Ayatina Hayati; Sanjaya Sanjaya
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku indisipliner siswa di SMA Negeri 2 Satui, seperti datang terlambat, membolos, tidak mengenakan atribut sekolah dengan lengkap, serta melanggar tata tertib lainnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri siswa maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran konseling individual dalam mengatasi faktor-faktor penyebab sikap indisipliner, mengidentifikasi faktor penyebab perilaku tersebut, serta menjelaskan pelaksanaan layanan konseling individual di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Responden penelitian terdiri atas guru Bimbingan dan Konseling, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta siswa yang memperoleh layanan konseling individual di SMA Negeri 2 Satui. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individual memiliki peran penting dalam membantu siswa memahami penyebab perilaku indisipliner, meningkatkan kesadaran diri, menumbuhkan tanggung jawab, serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih disiplin. Faktor penyebab sikap indisipliner berasal dari faktor internal berupa rendahnya motivasi dan kontrol diri, serta faktor eksternal berupa pengaruh teman sebaya, lingkungan keluarga, dan kurangnya pengawasan. Pelaksanaan konseling individual dilakukan melalui tahapan membangun hubungan, menggali permasalahan, memberikan intervensi, serta melakukan evaluasi sehingga mampu membantu siswa mengurangi perilaku indisipliner Kata Kunci: konseling individual, sikap indisipliner, bimbingan dan konseling, kedisiplinan siswa, SMA Negeri 2 Satui.